KEDU UTARA, PERHUTANI (27/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama para pengelola wisata Curug Lawe Benowo Kalisidi serta pengelola basecamp pendakian Gunung Ungaran via Perantunan dan via Mawar, dalam rangka persiapan pelaksanaan event Semarang Mountain Run. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Robusta Kantor KPH Kedu Utara dengan suasana diskusi yang hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kamis (26/03)

Rakor ini bertujuan untuk menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi antara Perhutani KPH Kedu Utara dan para mitra pengelola wisata, mengingat kawasan wisata yang dikelola tersebut akan menjadi bagian dari rute kegiatan Semarang Mountain Run. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk mendorong promosi wisata alam berbasis hutan yang dikelola secara lestari.

Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh pelaksanaan event tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Melalui rakor ini, Perhutani ingin memastikan kesiapan seluruh pihak, baik dari sisi teknis lapangan, keamanan, maupun kenyamanan peserta. Event Semarang Mountain Run menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata hutan yang dikelola melalui skema kemitraan bersama masyarakat,” ujar Andrie.

Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan wisata berbasis kemitraan yang selama ini telah berjalan di Curug Lawe Benowo Kalisidi serta jalur pendakian Gunung Ungaran menjadi contoh sinergi positif antara Perhutani dan masyarakat. Dengan adanya event ini, diharapkan kunjungan wisatawan semakin meningkat sehingga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

Perwakilan pengelola Curug Lawe Benowo Kalisidi, Muhajirin, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Perhutani dalam pengembangan wisata sekaligus pelibatan dalam event berskala besar tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan Semarang Mountain Run ini. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi wisata Curug Lawe Benowo Kalisidi agar lebih dikenal luas oleh masyarakat,” ungkap Muhajirin.

Sementara itu, perwakilan pengelola pendakian Gunung Ungaran via Perantunan, Dwi, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung kelancaran kegiatan, khususnya terkait pengaturan jalur dan keselamatan peserta di lapangan.

“Kami siap berkoordinasi dan bersinergi dengan semua pihak untuk memastikan jalur pendakian yang dilalui aman dan nyaman bagi peserta,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan pengelola basecamp Gunung Ungaran via Mawar, Yarfangin, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam menyukseskan event tersebut.

“Kami berharap melalui kolaborasi ini, wisata pendakian Gunung Ungaran semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak pengunjung,” katanya.

Dengan dilaksanakannya rakor ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama secara optimal dalam mendukung suksesnya Semarang Mountain Run, sekaligus menjadikan kawasan hutan sebagai destinasi wisata unggulan yang aman, menarik, dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)