PEKALONGAN TIMUR, PERHUTANI (30/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengelolaan kawasan hutan yang produktif dan berkelanjutan melalui penguatan sinergi dengan para mitra pengelola wisata. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pertemuan koordinasi bersama pengelola wisata yang dilaksanakan pada Rabu, (25/03).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Administratur, KPH Pekalongan Timur, Sugeng Bowo Leksono, dan dihadiri oleh sejumlah mitra pengelola wisata, yang berada di wilayah kerja KPH Pekalongan Timur. Pertemuan ini, menjadi wadah komunikasi strategis guna menyamakan persepsi serta memperkuat kerja sama dalam pengelolaan jasa lingkungan wisata alam berbasis hutan.

Dalam arahannya, Administratur, KPH Pekalongan Timur, Sugeng Bowo Leksono, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan wisata, hutan tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara Perhutani dan para mitra.

Ia, menyampaikan bahwa peran pengelola wisata, sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan.

“Pengelolaan wisata, di kawasan hutan harus dilakukan secara profesional, terencana, dan berorientasi pada keberlanjutan. Sinergi yang kuat antara Perhutani dan mitra pengelola menjadi faktor utama dalam mewujudkan hal tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Administratur, menyoroti pentingnya kesiapan seluruh pengelola wisata dalam menghadapi lonjakan pengunjung menjelang libur Hari Raya Idulfitri.

Ia, mengimbau agar seluruh mitra memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung wisata, termasuk fasilitas umum, aksesibilitas, kebersihan, serta aspek keamanan dan keselamatan pengunjung.

Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda penting, antara lain evaluasi pelaksanaan kerja sama yang telah berjalan, peningkatan kualitas pelayanan wisata, penguatan sistem pengelolaan berbasis kemitraan, serta langkah-langkah strategis dalam menghadapi musim libur Lebaran. Selain itu, turut dibahas upaya peningkatan promosi wisata dan inovasi layanan guna menarik minat wisatawan.

Tidak hanya itu, aspek perlindungan dan pelestarian hutan juga menjadi perhatian utama dalam diskusi. Para peserta sepakat bahwa pengembangan wisata harus tetap mengedepankan prinsip kelestarian dengan menjaga kelangsungan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan.

Salah satu pengelola wisata yang hadir dalam kegiatan tersebut, pengelola Wisata Welo Asri, Slamet Raharjo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perhutani, KPH Pekalongan Timur, dalam membangun komunikasi yang intensif dengan para mitra.

“Kami sangat menyambut baik adanya pertemuan ini. Dengan adanya arahan dan pembinaan dari Perhutani, kami menjadi lebih siap dalam mengelola wisata, secara profesional, terutama dalam menyambut peningkatan jumlah pengunjung saat libur Lebaran,” ungkapnya.

Ia, juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga kebersihan dan keamanan kawasan wisata, sehingga pengunjung merasa nyaman dan aman selama berada di lokasi.

Melalui kegiatan ini, Perhutani, KPH Pekalongan Timur, berharap terjalin kesamaan visi dan komitmen antara Perhutani, dan para pengelola wisata dalam mengembangkan potensi wisata hutan yang ada. Selain itu, pertemuan ini juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi di lapangan sehingga setiap kendala yang muncul dapat segera diatasi secara bersama-sama.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja, Perhutani, KPH Pekalongan Timur, juga mendorong para mitra untuk terus berinovasi dalam pengembangan wisata, baik dari segi atraksi, pelayanan, maupun pemanfaatan teknologi informasi untuk promosi.

Dengan terjalinnya sinergi yang kuat dan komunikasi yang berkelanjutan, diharapkan pengelolaan wisata di wilayah KPH Pekalongan Timur, dapat memberikan kontribusi optimal terhadap peningkatan pendapatan, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, serta tetap menjaga kelestarian sumber daya hutan.

Perhutani, KPH Pekalongan Timur, berkomitmen untuk terus mendampingi dan membina para mitra pengelola wisata, sebagai bagian dari pengelolaan hutan lestari yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat. (Kom-PHT/Pkt/Ran)

Editor: Tri

Copyright © 2026