KEDU UTARA, PERHUTANI (30/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, terus memperkuat sinergi dengan stakeholder di tingkat tapak. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama Pemerintah Desa Kertosari, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, yang berada dalam wilayah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jumo Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto. Jumat (27/03)

Kegiatan komsos tersebut dilaksanakan di Kantor Pemerintah Desa Kertosari dan diterima langsung oleh Kepala Desa Kertosari beserta perangkat desa dan perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Asri. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Candiroto, Joko Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan komsos ini merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi yang efektif antara Perhutani dengan pemerintah desa serta masyarakat desa hutan. Menurutnya, keamanan hutan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Perhutani semata, melainkan membutuhkan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Perhutani selalu membuka ruang sinergi dengan pemerintah desa dan LMDH dalam menjaga keamanan hutan. Selain itu, Perhutani juga mendorong penggalian potensi desa agar dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tanpa mengabaikan aspek kelestarian hutan,” ujar Joko.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa wilayah hutan RPH Jumo memiliki potensi yang dapat dikembangkan, baik di sektor agroforestry, wisata alam, maupun pemanfaatan jasa lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat dan kolaboratif, potensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan.

Kepala Desa Kertosari, Sugeng Purnomo, menyambut baik kegiatan komsos tersebut dan mengapresiasi upaya Perhutani dalam membangun komunikasi serta kolaborasi dengan pemerintah desa. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan hutan dan mendukung program-program Perhutani di wilayahnya.

“Kami sangat mendukung upaya Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan. Pemerintah desa bersama masyarakat siap berperan aktif, termasuk dalam menggali potensi desa yang dapat dikembangkan bersama Perhutani,” ungkap Sugeng.

Sementara itu, perwakilan LMDH Wana Asri, Sardi, juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan Perhutani, khususnya dalam menjaga keamanan hutan dari gangguan maupun potensi kerusakan. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi anggota LMDH dan masyarakat desa.

Melalui kegiatan komsos ini, diharapkan terjalin kesepahaman dan komitmen bersama antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengoptimalkan potensi yang ada untuk kesejahteraan bersama. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)