RANDUBLATUNG, PERHUTANI (31/03/2026) | KPH Randublatung adakan kegiatan Pembinaan Kepada Para Pencari Kayu Bakar/Rencek di Dk. Kedungringin Ds. Ngliron masuk wilayah BKPH Ngliron. Senin 30/03/2026
Bertempat di Kantor Asper BKPH Ngliron hari senin tanggal 30 Maret 2026 KPH Randublatung Melakukan Pembinaan Kepada Para Pencari Kayu Bakar. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Administratur KPH Randublatung Bambang Sunarto S,Hut, Kepala Seksi PPB Jadi Kurniawan, Asper KBKPH Ngliron Paryono dan segenap jajaran, Danru Polmob beserta anggota, Kepala Dusun Kedungringin Subandri beserta Warga kedungringin kurang lebih sebanyak 37 orang.
Dalam arahannya, Waka Administratur KPH Randublatung Bambang Sunarto sekaligus mewakili Administratur KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro menegaskan bahwa aktivitas yang diperbolehkan dalam kegiatan mencari kayu bakar atau rencek hanyalah mengambil kayu bakar dari ranting atau bagian pohon yang telah jatuh secara alami. Hal ini bertujuan untuk mencegah kerusakan hutan dan menjaga keseimbangan ekosistem, masyarakat yang mencari rencek tidak diperbolehkan melakukan penebangan pohon dalam bentuk apa pun. Jelas Bambang
Selain itu, dijelaskan pula mengenai kriteria rencek yang boleh diambil, untuk memastikan keseragaman pemahaman, masyarakat diimbau agar berkoordinasi dengan petugas terkait, termasuk para penguji lapangan. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman dalam praktik pengambilan kayu bakar di lapangan.
Lebih lanjut, Wakil Administratur juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan hutan. Sinergi antara warga dan pihak Perhutani (PHT) dinilai sangat penting. Melalui pembinaan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk bersama-sama menjaga hutan sebagai sumber kehidupan. Ajaknya
Bambang juga berharap bahwa kegiatan juga tidak hanya dalam pengamanan kawasan saja, tetapi juga dalam kegiatan penanaman serta pemeliharaan dan perawatan pohon, khususnya pada fase pertumbuhan awal. Perawatan pohon usia muda menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan hutan di masa mendatang. Kolaborasi yang harmonis antara warga dan pengelola hutan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. Harapnya
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dusun (Kadus) Dukuh Kedungringin Desa Ngliron Subandri menyampaikan komitmennya untuk mendukung langkah-langkah Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. “Kami sebagai bagian dari masyarakat siap bersinergi dan mendukung penuh upaya Perhutani dalam pengamanan hutan. Ini menjadi tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Subandri.
Lebih lanjut, Subandri menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran kehutanan. Ia juga menekankan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada warga, khususnya para pencari kayu bakar, agar tetap mematuhi aturan yang berlaku.
“ Kami berusaha memastikan bahwa aktivitas pengambilan kayu bakar hanya dilakukan sesuai ketentuan dan tidak merusak ekosistem hutan, kami juga akan terus melakukan pembinaan agar warga kami tidak melakukan tindakan pencurian maupun perusakan hutan, seperti menebang pohon secara ilegal. Kami akan terus mengingatkan dan mengedukasi agar masyarakat memahami pentingnya menjaga hutan,” tambahnya. (Kom-PHT/Rdb/Jun)