MANTINGAN, PERHUTANI (07/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan, memastikan peningkatan produktivitas gula dari tanaman tebu di kawasan hutan wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon, dengan melibatkan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Rejeki, pada Selasa, (07/04).

Kegiatan pemeliharaan tanaman agroforestry, tebu mandiri tersebut dilaksanakan di petak 12e, wilayah Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mantingan, BKPH Kebon, dengan luas areal mencapai 11,7 hektare. Tanaman tebu tersebut merupakan tanaman tahun 2022. Melalui keterlibatan masyarakat sekitar hutan, Perhutani, berupaya mendukung peningkatan hasil panen sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan kawasan hutan yang produktif dan berkelanjutan.

Administratur, KPH Mantingan, melalui Kepala BKPH Kebon, Rusmanto, menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan selalu melibatkan masyarakat sekitar hutan guna mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan serta memastikan produktivitas gula dari tanaman tebu di wilayah BKPH Kebon, tercapai secara optimal.

“Dalam setiap kegiatan di kawasan hutan, Perhutani, selalu melibatkan masyarakat sekitar guna menjalin sinergi dan kolaborasi yang baik, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.

Ia, menambahkan bahwa pemeliharaan tanaman tebu berperan penting dalam mendukung pertumbuhan optimal tanaman, mencegah hama dan penyakit, serta mengoptimalkan penyerapan sinar matahari dan sirkulasi udara.

“Mengawal peningkatan hasil tebu sangat penting karena memiliki dampak yang luas, baik dari sisi ekonomi, ketahanan pangan, maupun keberlanjutan industri gula nasional. Pelibatan masyarakat bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memastikan tanaman tebu tumbuh dengan baik dan menghasilkan produksi yang maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu tenaga pemeliharaan dari Desa Jukung sekaligus anggota LMDH Sumber Rejeki, Iis Maspuanti, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pemeliharaan tanaman tebu di kawasan hutan BKPH Kebon.

“Kami berterima kasih kepada Perhutani, yang selalu melibatkan masyarakat dalam kegiatan pemeliharaan tebu mandiri. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani, KPH Mantingan, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui pengelolaan tanaman tebu yang produktif dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Mnt/Joyo)

Editor: Tri

Copyright © 2026