GUNDIH, PERHUTANI (10/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih melakukan koordinasi intensif dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan hutan serta memperkuat kolaborasi antarlembaga, Kamis (10/04/2026).

Langkah ini merupakan upaya preventif dalam perlindungan dan pelestarian kawasan hutan di tengah tantangan perubahan iklim serta dinamika sosial masyarakat sekitar hutan. Pertemuan koordinasi tersebut berlangsung di Rest Area RPH Getas, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Monggot.

Administratur KPH Gundih, Haris Setiana, menyampaikan bahwa sinergi dengan pemangku kepentingan merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan. Ia menegaskan bahwa Perhutani juga telah menjalin komunikasi dengan pemerintah desa di wilayah setempat sebagai bagian dari penguatan pengamanan hutan.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi ini bertujuan memperkuat kerja sama dalam perlindungan, pelestarian, dan pengamanan hutan di wilayah Kabupaten Grobogan. Menurutnya, keterlibatan Forkopimcam dan aparat terkait sangat membantu petugas di lapangan, terutama dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem hutan.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun gangguan keamanan hutan relatif terkendali, potensi ancaman seperti kebakaran hutan dan lahan tetap menjadi perhatian serius, khususnya akibat aktivitas pembukaan lahan pertanian.

Camat Geyer, Oetojo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perhutani dalam mengoptimalkan ketertiban masyarakat sekitar hutan. Ia menegaskan bahwa kesadaran kolektif masyarakat desa hutan menjadi fondasi penting dalam perlindungan sumber daya alam.

Ia menyatakan bahwa Forkopimcam Geyer siap mendukung penuh program Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan di wilayah Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta situasi yang kondusif sehingga hutan tetap lestari sesuai fungsi ekologis dan ekonominya, sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga kawasan hutan (Kom-PHT/Gdh/Dwi).

Editor: Tri
Copyright © 2026