LAWU DS, PERHUTANI (12/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds menandatangani Tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pengelolaan wisata Seavilla (Kampoeng Pinus)  , Wisata Alas Tuwo CV. Nabeelindo Sejahtera dan Wisata Lawu Green Fores CV.Wisata Kreasindo  di Kabupaten Magetan yang masuk dalam pengelolaan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan,  bertempat di Aula Gunung Lawu Kantor KPH Perhutani Lawu Ds., pada Rabu (10/04) .

Kerja sama tersebut dilakukan dengan Cv. Indra Anugrah Abadi wisata Seavilla (Kampoeng Pinus)  berada di petak 77f Wilayah Kerja Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan , Cv.  Nabeelindo Sejahtera  Wisata AlasTuwo Petak 94 Wilayah Kerja Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Genilangit dan Cv. Wisata Kreasindo Wisata Lawu Green Fores Petak 75a Wilayah Kerja Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan.

Penandatanganan ini menjadi langkah strategis Perhutani dalam mengoptimalkan potensi wisata hutan melalui kemitraan dengan Stakeholder. Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan sekaligus menjaga kelestarian kawasan secara berkelanjutan.

Penandatanganan dihadiri Administratur Perhutani KPH Lawu Ds Adi Nugroho beserta jajaran manajemen, Direktur CV. Cv. Indra Anugrah Abadi, Abdul Muluk, Direktur CV. Nabeelindo Sejahtera,  Teguh Harianto dan Direktur CV. Wisata Kreasindo, Tresnanda Fachri Revansyah.

Administratur Perhutani KPH Lawu Ds Adi Nugroho, menegaskan bahwa semua pengelola wisata harus ber PKS agar memiliki legalitas dan kepastian hukum, sehingga dapat berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Wisata yang setelah ini sudah sah ber – PKS mempunyai paying hukum diharapkan mampu menjadi wisata yang yang dapat meningkatkan nilai jual dan pendapatan tinggi dibandingkan sebelum ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama. Kedepan harus bisa menciptakan inovasi wahana yang menarik sehingga bisa membuat wisata betah berkesan ingin kembali,” Ujarnya.

“Ia juga menekankan semoga wisata sudah resmi ber PKS bisa mendongkrak pendapatan baik buat pengelola maupun Perhutani dan juga bisa mengangkat perekonomian masyarakat sekitarnya.

Ciptakan sinergi yang baik dengan stakeholder utamanya tingkat koordinasi dengan TNI/Polri agar terjamin keamanannya sehingga menjadikan kenyamanan pengunjung juga jangan lupa minta dukungan kepada pemerintah daerah yaitu Bupati Magetan.

Adi Nugroho menambahkan “Penandatanganan PKS tersebut dalam rangka mengoptimalkan fungsi dan manfaat kawasan hutan dari sisi pengelolaan jasa lingkungan, kami siap mendukung niat baik dari Stakeholder dan kami selalu membuka peluang siapapun yang ingin menjidi mitra Perhutani dalam pemanfaan pengunaan kawasan sebagai lokasi wisata yang tentunya harus melalui prosedur perijinan yang berlaku.

Sementara itu , Direktur CV. Nabeelindo Sejahtera,  Teguh Harianto mewakili sebagai pengelola wisata menyampaikan apresiasinya kepada Perhutani KPH Lawu Ds atas terlaksananya penandatanganan PKS tersebut. “Alhamdulillah setelah melakukan proses, penandatangan PKS dapat terlaksana, kami ucapkan terima kasih atas kesempatannya. “Kami siap menerima ide dan saran juga kami masih mengharapakan pendampingan dari Perhutani demi kemajuan dan pengembangan wisata  yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan baik bagi kami maupun Perhutani,” Tegasnya.

Teguh menambahkan kami siap menjaga kelestarian hutan dan kami akan terus berinovasi dengan wahana-wahana yang lain agar bisa menjadi daya tarik wisatawan, serta kami akan membuat gebrakan yang lain supaya wisatawan mempunyai niatan ingin kembali berkunjung,”Tutup Teguh. (KOM-PHT/Lwds/Ek).