BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (15/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat, turut mendukung peresmian Jembatan Merah, di Dusun Pengampiran, Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Jembatan yang menjadi akses penting bagi mobilitas warga tersebut diresmikan oleh Kapolresta Cilacap, Rabu, (15/04).

Peresmian jembatan ini, dihadiri oleh jajaran manajemen Perhutani, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gandrungmangu, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Jembatan Merah, dinilai sangat krusial karena lokasinya berbatasan langsung dengan kawasan hutan yang dikelola Perhutani.

Perhutani, hadir sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa hutan melalui peningkatan akses transportasi yang dapat menunjang kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cilacap, Budi Adhy Buono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

Ia, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor.

“Jembatan Merah ini, adalah bukti nyata kehadiran negara dan seluruh elemen terkait untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berharap infrastruktur ini dapat dijaga dengan baik agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk pelajar, petani, maupun aktivitas ekonomi warga sehari-hari,” ujarnya.

Perhutani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat desa hutan. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah koordinasi dalam pengamanan kawasan hutan sekaligus meningkatkan kelancaran distribusi hasil bumi masyarakat Desa Karanganyar.

Kepala Desa Karanganyar, Riski, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, Jembatan Merah menjadi harapan baru bagi masyarakat Dusun Pengampiran.

“Bagi kami masyarakat Desa Karanganyar, khususnya Dusun Pengampiran, Jembatan Merah ini, adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Selama ini akses kami cukup terbatas, namun dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh menjadi lebih singkat dan aman. Kami sangat berterima kasih kepada Kapolresta Cilacap, Perhutani, dan Forkopimcam yang telah mengawal pembangunan ini hingga selesai,” ungkapnya.

Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolresta Cilacap, serta peninjauan langsung kondisi jembatan. Jajaran Forkopimcam Gandrungmangu, juga memastikan akan terus memantau pemeliharaan fasilitas umum tersebut agar dapat berfungsi secara optimal.

Dengan beroperasinya Jembatan Merah, Dusun Pengampiran kini tidak lagi terisolasi. Sinergi antara Kepolisian, Perhutani, dan pemerintah desa diharapkan dapat menjadi contoh dalam pembangunan daerah, di mana kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pembangunan di tingkat desa. (Kom-PHT/Byb/Twn).

Editor: Tri

Copyright © 2026