BOJONEGORO, PERHUTANI (16/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro bersama Polres Bojonegoro melaksanakan penanaman jagung dan ketela dalam program Kemala Bhayangkari Peduli di kawasan hutan petak 127b RPH Sampang, BKPH Dander, Kamis (16/04).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan hutan melalui sistem tumpangsari.
Wakil Administratur Perhutani KPH Bojonegoro Barat, Kiswanto, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan melalui sistem tumpangsari menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam membuka akses kelola bagi masyarakat agar lahan hutan lebih produktif dan memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama pemanfaatan lahan tumpangsari antara Perhutani dan pihak terkait, serta penyaluran bantuan berupa benih jagung dan ketela, pupuk, serta sarana prasarana pertanian kepada kelompok tani Desa Buntalan.
Penanaman dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan bersama oleh seluruh peserta, yang terdiri dari jajaran Polres Bojonegoro, Bhayangkari, pemerintah kecamatan dan desa, LMDH Jati Sampang, serta kelompok tani setempat.
Kegiatan ini dihadiri Kapolres Bojonegoro beserta jajaran, Ketua Kemala Bhayangkari Polres Bojonegoro, Wakil Administratur Perhutani KPH Bojonegoro Barat, Camat Temayang, Kapolsek Temayang, perwakilan Danramil Temayang, jajaran Perhutani BKPH Dander, Kepala Desa Buntalan, serta perwakilan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap pengelolaan hutan tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung lancar dan mencerminkan sinergi antara Perhutani, aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam mengelola sumber daya hutan secara produktif dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Bjn/Nyo)
Editor:Lra
Copyright©2026