Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya manajemen untuk memberikan semangat kepada seluruh petugas lapangan, khususnya mandor tebang dan vendor pelaksana, agar pekerjaan tebangan dapat diselesaikan sesuai harapan. Dalam kesempatan itu, ditegaskan kembali komitmen bersama bahwa pekerjaan tebangan di Petak 84 C, ditargetkan selesai paling lambat pada 25 April 2026, sebagaimana janji yang telah disampaikan oleh mandor tebang.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, didampingi oleh Administratur, KPH Balapulang, Wakil Administratur, KPH Balapulang, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata, Kepala Seksi PSDH, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Margasari, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kaligimber, mandor tebang, serta pihak vendor pelaksana yang terlibat dalam pekerjaan di lapangan.
Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, A. Fadjar Agung Susetyo, menekankan pentingnya koordinasi antara jajaran Perhutani, dengan vendor agar pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek administrasi, keselamatan kerja, dan kelestarian kawasan hutan.
Administratur, KPH Balapulang, Angkat Wijanto, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan agar seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan standar operasional perusahaan.
“Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan seluruh personel semakin termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, tetap memperhatikan keselamatan kerja, serta menjaga kualitas hasil tebangan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan vendor pelaksana, Agus, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta kunjungan langsung dari jajaran pimpinan Perhutani, ke lokasi kerja. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata yang menambah semangat seluruh tenaga kerja di lapangan untuk menyelesaikan pekerjaan secara maksimal.
Melalui kunjungan tersebut, Perhutani, berharap seluruh pekerjaan tebangan di wilayah KPH Balapulang, dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah direncanakan, sehingga target produksi tahun 2026 dapat tercapai secara optimal. (Kom-PHT/Bpl/Mmy)