KEDU UTARA, PERHUTANI (24/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Magelang, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos), dengan Pemerintah Desa Ketangi, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Temanggal, Rabu, (22/04). Kegiatan ini, dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara Perhutani dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan hutan (kamhut) sekaligus menggali potensi desa yang dapat dikembangkan bersama.

Kegiatan komsos tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Ketangi, Alvian Isnad. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas langkah-langkah preventif untuk menjaga kawasan hutan dari berbagai gangguan keamanan, seperti pencurian kayu, perambahan lahan, hingga potensi kebakaran hutan saat musim kemarau.

Selain membahas aspek keamanan, pertemuan juga menjadi ruang diskusi terkait potensi sumber daya alam dan potensi wisata desa, yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kelestarian hutan. Desa Ketangi, yang berada di lereng Gunung Sumbing, dinilai memiliki potensi besar dalam sektor wisata alam dan pemberdayaan masyarakat berbasis kehutanan sosial.

Administratur, KPH Kedu Utara, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Magelang, Yulianto, menyampaikan bahwa komunikasi sosial dengan pemerintah desa merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara Perhutani dan masyarakat desa sekitar hutan.

“Perhutani, tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kawasan hutan. Dukungan pemerintah desa, dan masyarakat, sangat penting untuk menciptakan keamanan hutan yang kondusif. Selain itu, Perhutani, juga ingin bersama-sama menggali potensi desa yang dapat dikembangkan tanpa mengabaikan fungsi utama hutan sebagai penyangga kehidupan,” ujarnya.

Menurutnya, desa-desa penyangga hutan memiliki peluang besar untuk berkembang melalui program kolaboratif yang melibatkan masyarakat. Potensi lokal yang dimiliki setiap desa dapat menjadi kekuatan ekonomi baru apabila dikelola dengan baik melalui sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Ketangi, Alvian Isnad, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian Perhutani, terhadap desa yang berada di sekitar kawasan hutan. Ia menilai komunikasi seperti ini sangat penting untuk menciptakan pemahaman bersama dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pembangunan desa.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari Perhutani. Sinergi seperti ini, sangat kami butuhkan karena hutan dan masyarakat desa memiliki hubungan yang sangat erat. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap keamanan hutan tetap terjaga dan potensi desa juga dapat berkembang untuk kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Ia, menambahkan bahwa Pemerintah Desa Ketangi, siap mendukung program-program yang bertujuan menjaga kelestarian kawasan hutan, termasuk mengedukasi masyarakat agar berperan aktif dalam perlindungan hutan.

Melalui kegiatan komsos ini, Perhutani, berharap hubungan kelembagaan dengan pemerintah desa semakin kuat sehingga upaya perlindungan hutan dan pengembangan potensi wilayah dapat berjalan beriringan. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026