SURAKARTA, PERHUTANI (29/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tangen menghadiri kegiatan peringatan Hari Kartini ke-147 di TK Tunas Rimba 3 Tangen yang dilaksanakan pada Rabu (22/04). Kegiatan berlangsung meriah dengan suasana penuh warna dan keceriaan, di mana seluruh anak didik mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk pengenalan budaya sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut juga digelar berbagai lomba, seperti fashion show putra-putri, lomba menari, dan lomba menyanyi. Acara ini mengusung tema “Dengan Semangat Kartini Kita Wujudkan Pendidikan Anak yang Mandiri, Berkualitas, dan Berkarakter” yang menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini dalam membentuk generasi yang tangguh dan berbudaya.
Administratur KPH Surakarta melalui Kepala BKPH Tangen Mastur menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang penting dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Menurutnya, semangat Kartini perlu terus diwariskan melalui pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga nilai budaya, kreativitas, dan kemandirian.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menanamkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap budaya bangsa pada anak-anak. Ini merupakan langkah awal dalam membangun generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala TK Tunas Rimba 3 Tangen Siti Hartini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui berbagai lomba, anak-anak diajak untuk berani tampil, berkreasi, serta mengenal keberagaman budaya Indonesia.
“Anak-anak terlihat sangat antusias dan bahagia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Harapan kami, nilai-nilai Kartini seperti semangat belajar, keberanian, dan kemandirian dapat tertanam sejak dini,” jelasnya.
Melalui peringatan Hari Kartini ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, dan berkarakter kuat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan karakter, sehingga generasi muda mampu melanjutkan semangat Kartini dalam kehidupan sehari-hari serta pembangunan bangsa. (Kom-PHT/Ska/Mar)
Editor: Tri
Copyright © 2026