BLORA, PERHUTANI (27/05/2026) | Perum Perhutani KPH Blora melaksanakan sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi Appsheet dalam pelaksanaan Evaluasi Tanaman (Evatan) II Tahun 2026 di Petak 63 A RPH Kalonan BKPH Kalonan, Selasa (26/05).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Perhutani dalam mendukung transformasi digital di bidang kehutanan guna meningkatkan efektivitas dan akurasi pelaksanaan evaluasi tanaman di lapangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sub Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH) KPH Blora, Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif KPH Blora, segenap Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) se-KPH Blora, serta perwakilan mandor tanam dari seluruh wilayah kerja KPH Blora.

Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai tata cara penggunaan aplikasi Appsheet dalam kegiatan evaluasi tanaman, mulai dari penginputan data di lapangan hingga pelaporan hasil evaluasi secara digital dan terintegrasi.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta juga melakukan praktik langsung penggunaan aplikasi di lapangan. Mereka diajarkan cara memasukkan titik koordinat, jumlah tanaman hidup, kondisi tanaman, hingga dokumentasi pendukung.

Administratur/KKPH Blora melalui Kepala Sub Seksi PSDH KPH Blora, Prayitno, menyampaikan bahwa Perhutani terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman melalui berbagai inovasi digital, salah satunya penerapan aplikasi Appsheet dalam kegiatan Evatan.

Menurutnya, penggunaan aplikasi tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung pengelolaan hutan yang lebih modern, transparan, dan akurat. Dengan sistem digital, proses pengumpulan data tanaman dapat dilakukan lebih cepat dan efisien sehingga meminimalisasi kesalahan pencatatan yang masih mungkin terjadi pada sistem manual.

“Perhutani terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi digital, salah satunya dengan penerapan aplikasi Appsheet. Aplikasi ini sangat membantu dalam kegiatan evaluasi tanaman karena proses Evatan menjadi lebih akurat untuk mendukung keberhasilan tanaman hutan serta kelestarian hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Sumber Dadi Rahayu, Domo, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah Perhutani yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam pelaksanaan evaluasi tanaman. Menurutnya, penggunaan aplikasi Appsheet diharapkan mampu meningkatkan tingkat keberhasilan tanaman hutan sehingga kelestarian hutan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan.

“Kami mendukung penggunaan aplikasi Appsheet dalam pelaksanaan Evatan. Dengan sistem yang lebih akurat, diharapkan tingkat keberhasilan tanaman dapat diketahui secara tepat sehingga hutan semakin lestari dan masyarakat sekitar hutan semakin sejahtera,” ungkapnya. (Kom-PHT/Blr/Ist)

Editor: Tri
Copyright © 2026