PURWODADI, PERHUTANI (27/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat upaya menjaga keamanan kawasan hutan melalui pendekatan komunikasi sosial bersama masyarakat sekitar hutan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah ngopi bareng bersama warga Dusun Guwo, Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo, yang dilaksanakan jajaran petugas Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok pada Senin (25/05).

Kegiatan yang berlangsung santai namun penuh keakraban tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara petugas Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan sekaligus membahas berbagai hal terkait kondisi keamanan kawasan hutan di wilayah BKPH Pojok. Dalam suasana kebersamaan, petugas dan warga berdialog mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan, mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan, hingga memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman dan kondusif.

Selain membahas pengamanan kawasan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi dan masukan dari warga mengenai kondisi di lapangan. Perhutani menilai komunikasi yang terjalin secara langsung dengan masyarakat menjadi langkah penting untuk membangun sinergi dan rasa memiliki terhadap keberadaan hutan sebagai aset bersama yang harus dijaga keberlanjutannya.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok Bambang R menyampaikan bahwa komunikasi sosial dengan masyarakat sekitar hutan merupakan bagian dari upaya preventif yang terus dilakukan Perhutani untuk menjaga keamanan kawasan.

“Kegiatan ngopi bareng ini menjadi ruang komunikasi yang efektif antara petugas Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan. Kami ingin membangun kebersamaan dan meningkatkan kepedulian bersama agar kawasan hutan di wilayah BKPH Pojok tetap aman, lestari, dan kondusif. Dukungan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan,” ujar Bambang.

Sementara itu, salah satu warga Dusun Guwo, Sutardi, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Perhutani tersebut. Menurutnya, komunikasi yang dilakukan secara langsung membuat warga merasa dilibatkan dalam upaya menjaga keamanan kawasan hutan.

“Kami senang bisa berdiskusi langsung dengan petugas Perhutani dalam suasana santai seperti ini. Warga tentu mendukung upaya menjaga keamanan hutan karena hutan juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Harapannya kebersamaan seperti ini terus terjalin dengan baik,” ungkap Sutardi.

Melalui kegiatan komunikasi sosial seperti ngopi bareng ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar hutan semakin kuat, sehingga tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam mewujudkan kawasan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2026