SURAKARTA, PERHUTANI (31/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta bersama Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) II Yogyakarta melaksanakan pendampingan kegiatan peninjauan jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang yang melibatkan Perusahaan Umum Daerah (PUD) Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar dan Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I pada Kamis (29/05).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengembangkan potensi wisata alam berbasis konservasi sekaligus memastikan kesiapan jalur pendakian yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan dan pecinta alam di Jawa Tengah. Selain meninjau kondisi jalur, rombongan juga melakukan diskusi terkait pengelolaan wisata, keselamatan pengunjung, serta peluang pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Administratur KPH Surakarta Agus Supriyanto menyampaikan bahwa pengelolaan wisata pendakian Gunung Lawu harus dilakukan secara kolaboratif dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan.
“Gunung Lawu memiliki nilai strategis dari sisi ekologi, budaya, dan pariwisata. Oleh karena itu, pengembangan jalur pendakian harus dilakukan secara terencana dengan memperhatikan aspek konservasi, keselamatan pengunjung, dan pemberdayaan masyarakat sekitar. Perhutani siap mendukung sinergi seluruh pihak untuk mewujudkan wisata alam yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar Titin Riyadiningsih menyampaikan bahwa peninjauan tersebut menjadi langkah penting dalam menyusun strategi pengembangan destinasi wisata yang profesional dan berdaya saing.
“Kami melihat tren positif peningkatan jumlah wisatawan pada jalur pendakian Cemoro Kandang sebagai salah satu pintu masuk menuju Gunung Lawu. Melalui koordinasi dan kolaborasi bersama Perhutani dan Tahura KGPAA Mangkunagoro I, kami berharap kawasan ini dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang aman, nyaman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam pengelolaan wisata pendakian Gunung Lawu yang berkelanjutan. Ke depan, sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, pengelola wisata, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan wisata, menjaga kelestarian kawasan hutan, serta memperkuat posisi Kabupaten Karanganyar sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Indonesia. (Kom-PHT/Ska/Mar)
Editor: Tri
Copyright © 2026