SEMARANG, PERHUTANI (03/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang bersama Pengelolaan Hutan Wisata (PHW) Salatiga dan PT Penggaron Sarana Semesta melaksanakan pengecekan lapangan terhadap pohon sonokeling yang tumbang di petak 1006c kawasan wisata Jateng Valley, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, pada Selasa (03/06).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas ditemukannya pohon sonokeling berdiameter 292 sentimeter yang tumbang di kawasan wisata Jateng Valley. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman serta menentukan penanganan yang diperlukan guna menjaga keselamatan pengunjung dan kelestarian kawasan.
Pengecekan lapangan dihadiri jajaran KPH Semarang, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penggaron, PHW Salatiga, serta PT Penggaron Sarana Semesta yang diwakili oleh Lusi. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan identifikasi kondisi pohon, titik tumbang, dan lingkungan sekitar lokasi. Selain itu, dilakukan pengamanan area serta penyusunan berita acara sebagai bagian dari administrasi dan dokumentasi kejadian.
Administratur KPH Semarang, Misa Ekaristi, yang ditemui secara terpisah menyampaikan bahwa pengecekan lapangan merupakan bagian dari upaya pengamanan kawasan hutan sekaligus langkah awal dalam menentukan tindak lanjut penanganan di lapangan.
“Pengecekan ini merupakan tahapan dalam proses pengamanan kawasan hutan untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan serta memastikan kawasan wisata tetap aman dan kondusif. Hasil identifikasi akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PT Penggaron Sarana Semesta, Lusi, menyampaikan bahwa koordinasi yang baik antara Perhutani dan mitra pengelola menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan kawasan wisata.
“Kegiatan pengecekan ini menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan. Kami siap bersinergi dengan Perhutani dalam mendukung upaya pengamanan dan penanganan yang diperlukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani bersama mitra pengelola terus memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan kawasan wisata hutan serta memastikan setiap potensi risiko dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional guna mendukung pengelolaan wisata alam yang aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Kom-PHT/Smg/Noe)
Editor: Tri
Copyright © 2026