CEPU, PERHUTANI (04/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka permohonan izin pelaksanaan praktik umum pengelolaan dan perencanaan hutan pada Rabu (03/06).

Administratur KPH Cepu, Yeni Ernaningsih, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi memiliki kurikulum yang lebih menitikberatkan pada praktik dibandingkan teori, dengan komposisi sekitar 60 persen praktik dan 40 persen teori. Pada semester akhir, mahasiswa akan melaksanakan magang di dunia industri dan dapat menyelesaikan tugas akhir selama masa magang dengan bimbingan dosen dari Sekolah Vokasi UGM maupun pembimbing dari industri terkait. Setelah lulus, mahasiswa akan memperoleh gelar Sarjana Terapan (S.Tr.).

Dalam rangka mendukung penguasaan dan pengembangan keahlian terapan bagi mahasiswa, Perhutani KPH Cepu terbuka terhadap kerja sama pendidikan dan penelitian yang melibatkan perguruan tinggi, termasuk pelaksanaan praktik umum pengelolaan dan perencanaan hutan bagi mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan di kawasan kelola Perhutani.

“Kami menyambut baik kegiatan praktik lapangan yang dilaksanakan oleh mahasiswa. Perhutani siap mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kehutanan,” ujar Yeni.

Sementara itu, Ketua Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner melalui perwakilan Sekretariat Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Edy Firmanto, menyampaikan bahwa Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi UGM berencana menyelenggarakan kegiatan praktik umum pengelolaan dan perencanaan hutan di wilayah Perhutani KPH Cepu pada 22 Juni hingga 03 Juli 2026.

“Kami mengajukan permohonan izin kepada Perhutani KPH Cepu untuk pelaksanaan praktik umum pengelolaan dan perencanaan hutan yang akan diikuti mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi UGM,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy Firmanto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan diikuti oleh 78 mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan yang didampingi lima asisten dosen. Para peserta akan melaksanakan praktikum lapangan terkait ekologi hutan di berbagai lokasi wilayah kerja Perhutani KPH Cepu.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Perhutani dan UGM dalam meningkatkan kualitas pendidikan kehutanan, sehingga mampu melahirkan generasi sumber daya manusia yang unggul, berwawasan lingkungan, serta siap berkontribusi dalam pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Cpu/Pai).

Editor: Tri

Copyright © 2026