CEPU, PERHUTANI (08/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melaksanakan Pelatihan Baris Berbaris (PBB) sebagai upaya membangun sikap disiplin, tanggung jawab, serta karakter kerja yang tangguh bagi karyawan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (08/06).

Pelatihan baris berbaris diselenggarakan melalui kerja sama dan sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Sub-Detasemen Corps Polisi Militer (CPM) IV/3-1 Blora. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari pendidikan kesamaptaan dan pembinaan kedisiplinan bagi personel Polisi Kehutanan (Polhut) serta karyawan Perhutani KPH Cepu.

Administratur KPH Cepu, Yeni Ernaningsih, mengatakan bahwa pelatihan yang diikuti seluruh karyawan Kantor Perhutani KPH Cepu tersebut bertujuan membangun sikap jasmani dan karakter karyawan agar lebih tegap, tangkas, disiplin, memiliki jiwa persatuan, serta loyalitas yang tinggi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Pelatihan baris berbaris tidak hanya melatih pembentukan karakter karyawan, tetapi juga melatih kemampuan fisik dan menumbuhkan rasa tanggung jawab. Kegiatan ini mengajarkan karyawan untuk hidup lebih teratur dan tertib setiap hari. Selain itu, pelatihan ini juga menanamkan nilai-nilai disiplin dan patriotisme,” ujarnya.

Wakil Administratur KPH Cepu, Lukman Jayadi, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kedisiplinan personel Polhut dan karyawan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan apel harian sekaligus membentuk budaya kerja yang lebih disiplin dan tertib,” katanya.

Sementara itu, personel Sub-Detasemen Corps Polisi Militer (CPM) IV/3-1 Blora, Peltu Sutahan, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut juga mampu meningkatkan solidaritas, kekompakan, dan kebersamaan antarkaryawan.

“Pelatihan Peraturan Baris Berbaris merupakan bentuk latihan fisik yang bertujuan menanamkan kebiasaan hidup tertib dan disiplin. Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk sikap dan perilaku yang mencerminkan kedisiplinan tinggi dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjalankan tugas,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan dapat diterapkan baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pelatihan ini juga memiliki banyak manfaat, di antaranya melatih daya konsentrasi, memperkuat solidaritas tim, membiasakan peserta untuk mendengar dan mematuhi instruksi, serta membantu mengendalikan emosi dengan lebih baik,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap seluruh karyawan dapat meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi perusahaan secara lebih optimal. (Kom-PHT/Cpu/Pai).

Editor: Tri

Copyright © 2026