CEPU, PERHUTANI (08/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu menerima kunjungan Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Rimba II Cabak dalam rangka kegiatan outing class yang mengangkat tema pengenalan sejarah lokomotif uap Cepu, edukasi, dan interaksi dengan alam pada Senin (08/06).

Kegiatan outing class tersebut dipandu oleh Kepala Sub Seksi Agroforestry dan Ekowisata KPH Cepu, Mohammad Rofic Arif Anhar, yang memberikan penjelasan singkat mengenai sejarah Heritage Trainz Loco Tour Cepu. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah TK Tunas Rimba II Cabak, Vitta Permaydani, bersama 22 siswa TK A dan dua guru pendamping.

Mewakili Administratur KPH Cepu, Kepala Sub Seksi Agroforestry dan Ekowisata KPH Cepu, Mohammad Rofic Arif Anhar, menjelaskan bahwa Heritage Trainz Loco Tour merupakan destinasi wisata kereta api bersejarah yang telah ada sejak masa kolonial Belanda. Jalur kereta api di kawasan tersebut mulai dibangun sekitar tahun 1915 dan difungsikan sebagai sarana pengangkutan kayu jati hasil hutan.

“Jalur kereta api ini beroperasi hingga akhir tahun 1990-an sebelum akhirnya dialihfungsikan menjadi jalur wisata. Saat ini, kereta tua peninggalan sejarah tersebut dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus rekreasi yang memperkenalkan sejarah perkeretaapian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Heritage Trainz Loco Tour menyediakan perjalanan reguler menggunakan kereta Ruston bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman menaiki kereta tua.

“Tiket masuk kawasan wisata dikenakan biaya Rp10.000 per orang, sedangkan tiket perjalanan kereta sebesar Rp20.000 per orang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Tunas Rimba II Cabak, Vitta Permaydani, mengatakan bahwa kegiatan outing class merupakan metode pembelajaran luar ruangan yang menyenangkan dan bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada anak-anak.

“Kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama. Selain itu, anak-anak juga dapat mengenal alam, sejarah, berbagai profesi, serta berinteraksi dengan lingkungan sosial di lokasi yang edukatif,” katanya.

Lebih lanjut, Vitta Permaydani menjelaskan bahwa kegiatan outing class di Heritage Trainz Loco Tour Cepu bertujuan untuk mengembangkan aspek sosial, motorik, dan kognitif anak melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan dan objek pembelajaran.

“Kegiatan ini mampu mengurangi kejenuhan belajar di dalam kelas, mengenalkan konsep dunia nyata secara menyenangkan, serta membangun rasa percaya diri dan kemampuan bekerja sama pada anak,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Perhutani berharap Heritage Trainz Loco Tour Cepu dapat terus menjadi sarana edukasi yang menarik bagi pelajar sekaligus menjadi media pembelajaran sejarah, lingkungan, dan budaya yang bermanfaat bagi generasi muda. (Kom-PHT/Cpu/Pai).

Editor: Tri

Copyright © 2026