PURWODADI, PERHUTANI (05/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melaksanakan kegiatan pembinaan kepada kru tebang yang bekerja di petak 1E Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggetas, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok, sebagai upaya meningkatkan pemahaman tenaga kerja serta memastikan kegiatan produksi kayu berjalan sesuai prosedur, Rabu (03/06).
Kegiatan pembinaan tersebut diikuti seluruh kru tebang yang terlibat dalam pelaksanaan tebangan A2 tahun 2026. Petak 1E RPH Karanggetas memiliki luas sekitar 13 hektare dengan tegakan utama berupa jati dan mahoni tahun tanam 1984. Para tenaga kerja yang terlibat merupakan masyarakat sekitar kawasan hutan yang selama ini menjalin kemitraan dengan Perhutani dalam kegiatan pemanenan hasil hutan.
Dalam pembinaan tersebut, petugas Perhutani memberikan arahan terkait tata cara penebangan yang benar, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pengamanan aset perusahaan, pemeliharaan lingkungan, serta pentingnya menjaga ketertiban administrasi dan pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain sebagai sarana penyampaian informasi teknis, kegiatan ini juga menjadi forum komunikasi antara Perhutani dan para pekerja lapangan guna menyerap masukan serta memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin selama ini.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok, Bambang R, menyampaikan bahwa pembinaan kepada kru tebang merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan produksi kayu sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tertib.
Bambang R mengatakan, “Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kedisiplinan kru tebang dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan. Kami berharap seluruh tenaga kerja dapat bekerja sesuai prosedur yang telah ditetapkan, mengutamakan keselamatan kerja, menjaga kualitas hasil produksi, serta turut menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Perhutani juga berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat sekitar hutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan.”
Sementara itu, salah seorang kru tebang, Suparmin, mengapresiasi perhatian dan pembinaan yang diberikan Perhutani kepada para pekerja lapangan.
Suparmin mengungkapkan, “Kami merasa terbantu dengan adanya pembinaan seperti ini karena menambah pengetahuan mengenai cara kerja yang benar dan aman. Selain mendapatkan pekerjaan, kami juga memperoleh arahan yang jelas sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar. Kami siap mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan hutan dan melaksanakan pekerjaan sesuai aturan yang berlaku.”
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi berharap seluruh rangkaian kegiatan tebangan A2 tahun 2026 di wilayah BKPH Pojok dapat berjalan secara efektif, aman, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan tanpa mengabaikan prinsip-prinsip pengelolaan hutan lestari. (Komp-PHT/Pwd/Aris).
Editor: Tri
Copyright © 2026