BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (06/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat turut mendukung kegiatan penanaman bersama sebanyak 1.000 bibit cemara laut dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Pantai Lengkong, Desa Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (05/06). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi alam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur KPH Banyumas Barat Herry Merkussiyanto Putro yang didampingi Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Timur Kusnadi. Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap Achmad Nurlaeli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap, perwakilan instansi pemerintah, komunitas lingkungan, pelajar, serta masyarakat sekitar.

Kegiatan penanaman diawali dengan apel bersama dan penyampaian sambutan dari para pemangku kepentingan. Dalam kesempatan tersebut, para peserta diajak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang memiliki fungsi strategis sebagai benteng alami dalam menghadapi abrasi, angin kencang, serta dampak perubahan iklim.

Administratur KPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh setiap upaya pelestarian lingkungan yang melibatkan berbagai pihak. Menurutnya, keberadaan vegetasi pantai seperti cemara laut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Perhutani sangat mengapresiasi kegiatan penanaman bersama ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Penanaman cemara laut tidak hanya bertujuan menghijaukan kawasan pantai, tetapi juga sebagai upaya mitigasi abrasi dan perlindungan kawasan pesisir agar tetap lestari bagi generasi mendatang,” ungkap Herry.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap, Achmad Nurlaeli, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat aksi nyata dalam menjaga lingkungan.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 bibit cemara laut ditanam secara bertahap di sepanjang kawasan Pantai Lengkong. Pohon cemara laut dipilih karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan pantai serta berfungsi sebagai penahan angin dan pengikat pasir yang efektif.

Kepala BKPH Rawa Timur, Kusnadi, menambahkan bahwa keberhasilan program penanaman tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam melakukan pemeliharaan pascatanam. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan perawatan secara berkelanjutan agar tanaman dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekologis sesuai harapan.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Banyumas Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan semakin meningkat. Penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pantai Lengkong ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, Perhutani, Forkopimda, dan masyarakat mampu menghadirkan aksi positif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kawasan pesisir Cilacap dapat terus terjaga, hijau, dan lestari sebagai aset berharga bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Kom-PHT/Byb/Twn).

Editor: Tri

Copyright © 2026