KEDU UTARA, PERHUTANI (11/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan koordinasi bersama Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argo Sejahtera Desa Kemuning, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, dalam rangka menggali berbagai potensi yang dimiliki Desa Kemuning guna mendukung pengembangan wisata rintisan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis lingkungan di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Candiroto, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, Senin (08/06).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Tim Ukur Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) Yogyakarta, Kepala Sub Seksi (KSS) Perencanaan KPH Kedu Utara, jajaran petugas lapangan BKPH Candiroto, Ketua LMDH Argo Sejahtera Desa Kemuning, pengurus WR Eco Tour, serta perwakilan LSM Jawi sebagai pendamping WR Eco Tour.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah potensi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata rintisan, mulai dari keindahan panorama alam, kekayaan budaya lokal, hingga peluang pengembangan wisata edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh pihak sepakat bahwa pengembangan wisata harus dilakukan secara kolaboratif dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan keberlanjutan fungsi hutan.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, Joko Supriyanto, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh upaya masyarakat dalam mengembangkan potensi desa yang berada di sekitar kawasan hutan. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, LMDH, kelompok pengelola wisata, serta para pendamping merupakan modal penting untuk mewujudkan destinasi wisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam.

“Perhutani senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menggali dan mengembangkan potensi yang ada di Desa Kemuning. Dengan dukungan semua pihak, Perhutani berharap pengembangan wisata rintisan dapat berjalan secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta tetap mengedepankan kelestarian hutan sebagai aset bersama,” ujar Joko Supriyanto.

Sementara itu, Ketua LMDH Argo Sejahtera Desa Kemuning, Kusniyanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan Perhutani terhadap rencana pengembangan wisata rintisan. Menurutnya, keberadaan wisata tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat peran LMDH dalam pengelolaan kawasan hutan bersama Perhutani.

“Kami menyambut baik koordinasi dan dukungan dari Perhutani serta seluruh pihak yang terlibat. Potensi yang dimiliki Desa Kemuning cukup besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kami optimistis wisata rintisan dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Kusniyanto.

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan dapat terbangun langkah-langkah strategis dalam pengembangan wisata rintisan sehingga mampu menjadi destinasi unggulan di wilayah Kecamatan Bejen. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan sinergi antara Perhutani, LMDH, kelompok masyarakat, dan para pendamping dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif, lestari, dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026