KEDU UTARA, PERHUTANI (09/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendukung sekaligus menghadiri kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Wonosobo yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan di seputaran Kota Wonosobo dan penanaman pohon sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas lingkungan serta memperkuat ketahanan iklim, pada Sabtu (06/06).
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah, instansi vertikal, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), badan usaha milik negara (BUMN), komunitas lingkungan, pelajar, serta elemen masyarakat lainnya. Kehadiran Perhutani menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan upaya mitigasi perubahan iklim melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Selain aksi korve dan penanaman pohon, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional bersama Presiden Republik Indonesia dan diikuti oleh para kepala daerah, termasuk Gubernur Jawa Tengah. Momentum tersebut menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.
Mewakili Administratur KPH Kedu Utara, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Naufal Rafif, menyampaikan bahwa Perhutani menyambut baik pelaksanaan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata yang dilakukan secara bersama-sama.
“Perhutani mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antarinstansi dan masyarakat. Tema ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’ menjadi ajakan bagi seluruh pihak untuk tidak hanya berbicara mengenai perubahan iklim, tetapi juga melakukan tindakan nyata demi keberlanjutan sumber daya alam dan kehidupan generasi mendatang,” ungkap Naufal.
Menurutnya, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat. Penanaman pohon dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Sementara itu, Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kabupaten Wonosobo.
“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, serta tangguh menghadapi perubahan iklim,” ujar Amir Husein.
Melalui Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, diharapkan semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan semangat kebersamaan dan aksi nyata, seluruh elemen bangsa dapat berkontribusi mewujudkan masa depan yang lebih hijau, lestari, dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026