PEMALANG, PERHUTANI (11/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang menggelar sosialisasi agroforestry kepada pesanggem dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Gunung Mutih di kawasan hutan petak 101 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Penggarit, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sokawati, Rabu (10/06).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat desa hutan mengenai pengelolaan kawasan hutan yang produktif, lestari, dan berkelanjutan.

Mewakili Plt. Administratur KPH Pemalang, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sokawati, Sutrisno, menyampaikan bahwa sosialisasi agroforestry merupakan langkah strategis Perhutani dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat desa hutan sekaligus mendorong pemanfaatan kawasan hutan secara bijaksana tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

“Melalui sosialisasi agroforestry ini, kami berharap masyarakat, khususnya para pesanggem dan anggota LMDH Gunung Mutih, semakin memahami pentingnya pengelolaan hutan yang seimbang antara aspek ekonomi dan kelestarian lingkungan. Perhutani akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat dalam memanfaatkan kawasan hutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait teknik penanaman yang baik, pola pemanfaatan lahan di bawah tegakan, serta pentingnya menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Perhutani juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan menjaga kekompakan dalam mendukung program pengelolaan hutan berkelanjutan.

Pola agroforestry merupakan sistem pengelolaan lahan yang memadukan tanaman kehutanan dan tanaman pertanian guna meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Melalui pola tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi tanpa merusak fungsi kawasan hutan.

Sementara itu, Ketua LMDH Gunung Mutih, Tarmudi, menyampaikan apresiasi atas pembinaan dan perhatian yang terus diberikan Perhutani kepada masyarakat desa hutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani melalui BKPH Sokawati atas sosialisasi dan pembinaan yang diberikan kepada anggota LMDH maupun para pesanggem. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena masyarakat menjadi lebih memahami cara bercocok tanam yang baik di kawasan hutan sekaligus ikut menjaga kelestarian hutan demi masa depan bersama,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif serta ditutup dengan diskusi bersama mengenai pengelolaan lahan agroforestry di wilayah RPH Penggarit BKPH Sokawati. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara Perhutani dan masyarakat desa hutan semakin kuat dalam mewujudkan hutan lestari dan masyarakat sejahtera. (Kom-PHT/Pml/Sks)

Editor: Tri

Copyright © 2026