KEDU UTARA, PERHUTANI (11/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara turut mengambil peran aktif dalam ajang Indonesia Outdoor Festival (IndoFest) 2026 yang berlangsung di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, pada 4–7 Juni 2026. Keterlibatan Perhutani tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga menjadi narasumber pada sesi Community Hub Day 3 yang menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengembangan wisata alam berbasis kolaborasi, Selasa (09/06).

Pada kesempatan tersebut, Perhutani bersama pengelola Basecamp Bimawari turut memperkenalkan potensi wisata pendakian Gunung Sumbing via Dukuhseman melalui pembukaan booth pameran. Kehadiran booth tersebut menjadi sarana promosi sekaligus memperkenalkan jalur pendakian yang berada di kawasan hutan Perhutani KPH Kedu Utara kepada para pecinta alam dan masyarakat luas yang hadir dalam pameran outdoor terbesar di Indonesia tersebut.

Basecamp Bimawari yang merupakan salah satu pintu pendakian Gunung Sumbing melalui Dukuhseman, Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, memanfaatkan momentum IndoFest 2026 untuk memperkenalkan daya tarik jalur pendakian, keindahan panorama alam, serta berbagai potensi wisata dan pemberdayaan masyarakat yang berkembang di sekitar kawasan hutan.

Selain membuka booth pameran, pada sesi Community Hub Day 3, Perhutani juga berbagi pengalaman mengenai pengelolaan wisata alam berbasis kolaborasi bersama masyarakat dan kelompok pengelola wisata. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya sinergi antara Perhutani, masyarakat desa hutan, komunitas pendaki, serta para pelaku wisata dalam mewujudkan pengelolaan wisata yang berkelanjutan, aman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Wakil Administratur KPH Kedu Utara, Bambang Setyawan, menyampaikan bahwa keterlibatan Perhutani dalam IndoFest 2026 merupakan upaya memperluas promosi wisata alam sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan potensi kawasan hutan.

“IndoFest menjadi media yang sangat strategis untuk memperkenalkan potensi wisata alam yang berada di wilayah kerja Perhutani. Kehadiran Basecamp Bimawari pada event ini menunjukkan bahwa pengelolaan wisata pendakian dapat berkembang melalui sinergi yang baik antara Perhutani dengan masyarakat dan para pengelola wisata. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal jalur pendakian Gunung Sumbing via Dukuhseman dan tertarik untuk berkunjung dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan dan kelestarian lingkungan,” ujar Bambang Setyawan.

Menurutnya, pengembangan wisata alam tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga harus mampu menciptakan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar kawasan hutan serta mendorong kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan.

Sementara itu, pengurus Basecamp Bimawari, Yoyok, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang selama ini memberikan dukungan dan ruang kolaborasi dalam pengembangan jalur pendakian Gunung Sumbing via Dukuhseman.

“Kami merasa bangga dapat ikut ambil bagian dalam IndoFest 2026 dan memperkenalkan Basecamp Bimawari kepada masyarakat luas. Dukungan dari Perhutani menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan jalur pendakian ini. Melalui event ini kami berharap semakin banyak pendaki yang mengenal jalur via Dukuhseman yang memiliki panorama indah dan dikelola dengan mengedepankan aspek pelayanan, keselamatan, serta pelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Partisipasi Perhutani bersama Basecamp Bimawari pada IndoFest 2026 menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung pengembangan wisata alam berbasis kolaborasi. Melalui sinergi yang terjalin dengan masyarakat dan para pengelola wisata, diharapkan potensi kawasan hutan dapat terus berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi seluruh pihak. Kehadiran pada ajang berskala nasional tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan alam Kabupaten Temanggung kepada masyarakat Indonesia serta memperkuat posisi Gunung Sumbing sebagai salah satu destinasi pendakian unggulan di Jawa Tengah. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026