BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (12/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas para penyadap getah pinus melalui kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Petak 35, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Samudra, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lumbir.
Kegiatan pembinaan tersebut dihadiri oleh Administratur KPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala BKPH Lumbir, Rinto. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala RPH Samudra, Agus Setiawan. Dari unsur penyadap hadir Ketua Penyadap RPH Samudra, Dartono, beserta anggota penyadap yang sehari-hari melaksanakan kegiatan penyadapan di wilayah kerja RPH Samudra.
Dalam sambutannya, Kepala BKPH Lumbir, Rinto, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan merupakan bagian dari upaya Perhutani untuk meningkatkan pemahaman para penyadap terkait teknik penyadapan yang baik dan benar, keselamatan kerja, serta pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan. Menurutnya, keberhasilan produksi getah pinus tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang disadap, tetapi juga oleh kualitas teknik penyadapan yang diterapkan di lapangan.
“Perhutani berharap seluruh penyadap dapat melaksanakan kegiatan penyadapan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga produktivitas getah dapat meningkat tanpa mengganggu kesehatan dan pertumbuhan tegakan pinus. Selain itu, penyadap juga memiliki peran penting sebagai mitra Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan,” ujar Rinto.
Pada kesempatan yang sama, Kepala RPH Samudra, Agus Setiawan, menekankan pentingnya disiplin dalam pelaksanaan pekerjaan serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar kawasan hutan. Ia mengajak seluruh penyadap untuk selalu menjaga kebersihan lokasi kerja, mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta segera melaporkan apabila ditemukan gangguan keamanan maupun aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan.
Kegiatan pembinaan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara petugas Perhutani dan para penyadap. Berbagai masukan serta kendala yang dihadapi di lapangan disampaikan secara terbuka sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan kegiatan penyadapan ke depan.
Ketua Penyadap RPH Samudra, Dartono, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh Perhutani kepada para penyadap. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan tambahan pengetahuan dan motivasi bagi para penyadap untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga hubungan kemitraan yang harmonis dengan Perhutani.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pembinaan yang diberikan. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh banyak informasi dan arahan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Kami siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan hasil produksi getah pinus,” ungkap Dartono.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Perhutani KPH Banyumas Barat berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara perusahaan dan para penyadap. Selain meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan penyadap, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan secara berkelanjutan sehingga manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat dirasakan oleh seluruh pihak. (Kom-PHT/Byb/Twn).
Editor: Tri
Copyright © 2026