GUNDIH, PERHUTANI (12/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan jamban bagi warga di sekitar kawasan hutan. Bantuan tersebut menyasar masyarakat yang berada di bawah naungan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Mulya, Desa Ngrandu, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Kantor Perhutani KPH Gundih, Desa Geyer, Jumat (12/06). Bantuan dengan total nilai Rp38.220.000 tersebut diserahkan langsung oleh Administratur KPH Gundih, Rony Merdyanto, kepada enam warga penerima manfaat.
Para penerima manfaat berasal dari tiga dusun di Desa Ngrandu, yakni Dusun Gesing, Dusun Tiplung, dan Dusun Kepoh. Masing-masing warga menerima bantuan senilai Rp6.370.000 untuk pembangunan fasilitas sanitasi yang layak.
Administratur KPH Gundih, Rony Merdyanto, menegaskan bahwa program jambanisasi ini merupakan bentuk kepedulian nyata perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
“Kesehatan lingkungan sangat penting, salah satunya dipenuhi melalui kepemilikan jamban yang layak. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Perhutani dan warga desa hutan,” ujar Rony Merdyanto.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan. Menurutnya, hutan yang terjaga dengan baik merupakan warisan penting bagi generasi mendatang.
Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Keuangan, Sumber Daya Manusia, Umum, dan Teknologi Informasi KPH Gundih; Kepala Desa Ngrandu; serta para warga penerima manfaat.
Salah satu penerima bantuan dari Dusun Tiplung, Tukimin, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Perhutani. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti karena selama ini keluarganya belum memiliki fasilitas sanitasi yang memadai.
“Dengan bantuan dari Perhutani ini, kami dapat menerapkan pola hidup yang lebih sehat dan nyaman. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat kecil seperti kami,” kata Tukimin.
Program jambanisasi ini merupakan salah satu implementasi TJSL Perhutani di bidang sosial dan lingkungan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya terkait penyediaan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat pedesaan di sekitar kawasan hutan. (Kom-PHT/Gdh/Dwi)
Editor: Tri
Copyright © 2026