TRIBUNNEWS.COM, BATANG (3/10/2016) | Sebagai bakal calon Bupati Batang, AS Burhan berencana akan mengembangkan potensi hutan di Kabupaten Batang.
Burhan, sejak kecil sudah akrab dengan hutan karena tinggal di Kecamatan Subah, yang merupakan kecamatan penyangga hutan.

Kecamatan tersebut memiliki lingkungan hutan yang masih asri dan seringkali menjadi tempat beristirahat untuk sopir truk yang melintas.
“Saya dari kecil tinggal di desa penyangga hutan, makanya saya ingin mengembangkan, perkebunan, pertanian, dan hutannya,” jelas dia, di rumahnya, Jalan Mataram 34, Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (3/10/2016).
Terlebih, kata dia, potensi tersebut masih sangat besar di Kabupaten Batang karena 45 persennya merupakan perkebunan dan hutan yang dikelola perhutani.
“45 persen Batang ini merupakan hutan dan pekebunan. Hutannya ada dua, yang dikelola perhutani untuk produksi dan hutan lindung yang dijaga kelestariannya,” ujar lulusan IAIN Walisongo Yogyakarta.
Menurutnya, hutan lindung yang berada di daerah selatan itu dapat menjadi tempat wisata yang menakjubkan.
Bahkan untuk wilayah di Kecamatan Bandar, belum ada akses tembus hingga ke daerah Dieng, Wonosobo.
“Kalau jalan tembus dari Kecamatan Bandar ini ke selatan sampai ke Dieng. Hutannya sangat bagus untuk tempat wisata,” kata aktivis PMII tersebut.
Dia menginginkan, masyarakat dapat ikut serta dalam mengelola hutan dan mengolah potensinya.
Pihaknya juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya melakukan urbanisasi, tetapi juga membangun potensi daerahnya.
“Batang itu punya potensi, semuanya bisa ditanam di sini. Sekarang, saatnya ‘membumi’ di Batang,” kata dia. (*)
Tanggal  : 3 Oktober 2016
Summer : Tribunnews.com