KEBONHARJO, PERHUTANI (22/07/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo menghadiri rapat koordinasi antisipasi bencana kekeringan dan kebakaran lahan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, yang dilaksanakan di Ruang Rapat BPBD Blora pada Senin (21/07).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh camat se-Kabupaten Blora, perwakilan Polres dan Kodim Blora, kepala desa, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta kepala instansi terkait. Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi dini dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2025.

Administratur KPH Kebonharjo melalui Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan, Lasmundi, menyampaikan bahwa Perhutani siap mendukung program pemerintah dalam mengantisipasi kekeringan serta karhutla memasuki musim kemarau saat ini.

“Perhutani sudah melaksanakan sosialisasi dan pemasangan banner imbauan untuk tidak membakar hutan. Selain itu, melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), kami juga telah merencanakan bantuan kepada masyarakat sekitar hutan yang terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPBD Blora, Sri Widjanarsih, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa rapat koordinasi ini penting untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara pemangku kepentingan dalam upaya antisipasi kekeringan serta pencegahan karhutla di wilayah Kabupaten Blora.

“BPBD Blora mengajak semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama mengantisipasi kekeringan dan karhutla saat memasuki musim kemarau tahun ini,” katanya. (Kom-PHT/Kbh/Ari)

Editor: Tri

Copyright © 2025