"Loading..."

Antisipasi Terjadinya Karhutla, Perhutani Kembali Gelar Apel Siaga di Pekalongan Barat

PEKALONGAN BARAT, PERHUTANI (15/09/2021) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersiap untuk antisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan melaksanakan apel kesiapsiagaan di petak 48 wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gununglarang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Salem KPH Pekalongan Barat, Selasa (13/09).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur KPH Pekalongan Barat, Forkompincam Salem Kabupaten Brebes, Asisten Perusahaan (Asper) BKPH Salem, Bantarkawung, Paguyangan beserta Polter, Komandan Regu (Danru) Polhut, serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) wilayah Gununglarang.

Administratur KPH Pekalongan Barat Gunawan Catur melalui wakilnya Rani Maharto mengatakan dalam pelaksanan apel kesiapsiagaan ini ada beberapa langkah yang dilakukan dalam upaya menekan terjadinya kebakaran hutan khususnya di wilayah hutan KPH Pekalongan Barat.

“Saat ini pendekatan yang kita terapkan adalah pendekatan pencegahan oleh petugas Perhutani dengan melibatkan masyarakat sekitar hutan dan dukungan semua unsur pemerintahan serta beberapa stakeholder lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rani menjelaskan di setiap BKPH sudah diaktifkan Pos Komando Pengendalian (Poskodal) Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla). Sistem peringatan dini harus berjalan, sehingga jika ada kebakaran hutan harus sesegera mungkin bisa diatasi. Perhutani juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran di dalam kawasan hutan, memasang rambu-rambu peringatan rawan kebakaran hutan yang di tempatkan pada kawasan hutan yang rawan serta menyiapkan alat pemadam api di setiap Poskodal Karhutla yang bisa digunakan oleh petugas dan masyarakat.

Sementara itu usai pelaksanaan apel, Camat Salem, Wartoid menyambut baik dan mengapresiasi adanya siap siaga Karhutla yang dibentuk oleh Perum Perhutani.

“Jajaran Kecamatan Salem Kabupaten Brebes selalu mendukung segala upaya yang dilaksanakan dalam penanganan Karhutla di kawasan hutan,” pungkasnya. (Kom-PHT/Pkb/Gwn)

Editor : Ywn
Copyright©2021