RANDUBLATUNG, PERHUTANI (03/01/2026) | Dalam rangka menyambut awal tahun, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung melaksanakan doa bersama dan selamatan secara sederhana di Taman Toga milik KPH Randublatung, Jumat (02/01).

Kegiatan tersebut dihadiri Administratur KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro, Wakil Administratur KPH Randublatung Bambang Sunarto, Kyai Siswanto, segenap Kepala Seksi, Asper KPH Randublatung, Kepala Sub Seksi, Kepala Urusan IT, segenap Kepala Tempat Penimbunan Kayu (TPK), Ketua Penshutindo beserta anggota, serta seluruh karyawan dan karyawati Kantor KPH Randublatung.

Administratur KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026, baik secara pribadi maupun kedinasan. Ia berharap pada tahun yang baru seluruh jajaran diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas sehingga ke depan dapat bekerja lebih baik.

Herry juga menyampaikan rasa syukur atas capaian yang telah diraih selama tahun 2025. Menurutnya, tahun yang telah dilalui menyisakan berbagai pengalaman, tantangan, dan capaian yang patut disyukuri bersama. Berkat kerja keras, dedikasi, dan kebersamaan seluruh pihak, berbagai program dan tugas dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap kekurangan yang masih ada dapat diperbaiki pada tahun 2026.

Melalui doa bersama dan selamatan tersebut, Herry memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar di tahun yang baru seluruh jajaran senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam bekerja, serta perlindungan dalam setiap langkah pengabdian. Ia juga berharap sinergi, kekompakan, dan semangat kebersamaan terus terjaga demi tercapainya tujuan bersama.

Pada kesempatan tersebut, KPH Randublatung juga memberikan penghargaan kepada Giman dari BKPH Temanjang sebagai Kepala Resort Pemangkuan Hutan terbaik dengan kehilangan tunggak paling sedikit, Udi sebagai mandor tanam terbaik dari BKPH Trembes, serta Sutiyono sebagai mandor tebang terbaik dari BKPH Ngliron.

Sebagai siraman rohani, Kyai Siswanto menyampaikan tiga wasiat Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh HR Tirmidzi, yaitu Ittaqillah haitsuma kunta wa atbi’issayyiatal hasanata tamhuha, wa kholiqinnasa bi khuluqin hasanin. Ia menjelaskan bahwa wasiat tersebut mencakup perintah untuk senantiasa bertakwa kepada Allah di mana pun berada, segera mengiringi keburukan dengan kebaikan agar dapat menghapusnya, serta berakhlak mulia kepada sesama manusia. Menurutnya, akhlak merupakan cerminan keimanan yang harus dijaga meskipun terdapat perbedaan pendapat maupun latar belakang. Acara doa bersama dan selamatan tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Siswanto. (Kom-PHT/Rdb/Jun)

Editor: Tri
Copyright © 2026