MANTINGAN, PERHUTANI (10/07/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan menggelar sosialisasi agroforestri tebu bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Bakti Desa Lambangan Kulon serta para pesanggem di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tanjung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sudo, pada Kamis (10/07).
Selain menjadi ajang silaturahmi dengan pengurus LMDH dan para pesanggem, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Perhutani dalam mendukung Asta Cita ketahanan pangan gula guna mewujudkan swasembada pangan nasional. Hadir dalam kegiatan ini Kepala BKPH Sudo, Kepala Sub Seksi Pengembangan Bisnis KPH Mantingan, Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan, Ketua LMDH Wana Bakti, serta para penggarap hutan di Petak 41e wilayah RPH Tanjung.
Administratur KPH Mantingan melalui Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan, Ismartoyo, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman para anggota LMDH dan pesanggem terkait hak dan kewajiban dalam memanfaatkan lahan untuk kegiatan agroforestri, baik jagung maupun tebu.
“Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada LMDH dan pesanggem mengenai hak dan kewajiban dalam kerja sama pengelolaan hutan, khususnya dalam pelaksanaan penanaman tebu ataupun jagung di kawasan hutan,” jelas Ismartoyo.
Ketua LMDH Wana Bakti, Sudarko, menyampaikan dukungannya terhadap program Perhutani, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan agroforestri.
“Kami mengapresiasi Perhutani Mantingan yang telah menggelar sosialisasi ini, sehingga kami bisa memahami hak dan kewajiban kami. Selanjutnya, kami akan selalu mengikuti semua aturan yang telah disepakati bersama,” ujarnya. (Kom-PHT/Mnt/Joy)
Editor: Tri
Copyright © 2025