PROBOLINGGO, PERHUTANI (07/03/2022) | Perhutani Probolinggo bersama stakeholder menggelar gerakan menanam pohon dan sedekah oksigen untuk penyelamatan bumi dan sumber mata air di petak 19D Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ranupakis, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Klakah, pada Sabtu (05/03).
Pohon yang ditanam antara lain, bibit pohon mahoni, salam, durian, alpukat, sirsat dan bamboo dengan jumlah total sebanyak 250 plances.
Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Lumajang Lancar Budi Utomo, Ketua Forum Kerukunan Umat (FKUB) Kabupaten lumajang H. Asir, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Klakah, Forkopimcam Klakah, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Papringan, Kepala Desa Klakah, Tanggap Bencana (TAGANA) Rajawali.
Administratur Perhutani Probolinggo melalui Asisten Perhutani (Asper) Klakah Aries Soegiharto mengatakan, bahwa penanaman bersama ini merupakan agenda antara Perhutani BKPH Klakah, Forkompimcam dan LMDH Papringan yang tetap berkomitmen dalam kegiatan penanaman pohon untuk mereboisasi guna penyelamatan bumi dan sumber mata air di wilayah Klakah Lumajang.
“Dengan tanaman rimba campur dan multypurpose tree species (MPTS), agar kelak tanaman itu dapat bermanfaat bagi masyarakat karena memiliki nilai ekonomi yang diharapkan dapat untuk kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Aries.
Sementara itu Anggota DPRD Lumajang Lancar Budi Utomo menyampaikan, bahwa kelestraian hutan dan sumber mata iar merupakan tanggungjawab kita semua, oleh karena itu salah satunya dengan melakukan penanaman pohon bersama.
Senada dengan pernyataan Anggota DPRD Lumajang, H. Asir selaku ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lumajang mengatakan, menanam pohon adalah perbuatan yang mulia, apalagi tujuannya untuk penyelamatan bumi dan sumber mata air.
“Dengan penanaman ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas lingkungan, dan bisa menjaga debit air di seputaran kawasan Gunung Lamongan,”ujarnya. (Kom-PHT/Pbo/Rfk)
Editor : Uan
Copyright©2022