LAMPUNG, INHUTANI V (21/07/2025) | Inhutani V Lampung menerima kunjungan lapangan Mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Lampung (Unila) yang saat ini sedang menjalani program magang di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pesawaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (21/07) di kawasan Hutan Produksi yang dikelola Inhutani V di wilayah Register 18.
Dalam kunjungan tersebut, Asisten Manajer Register 18 Inhutani V Lampung, Marjiyem menyambut rombongan yang terdiri dari 11 mahasiswa dan didampingi oleh dua pendamping dari KPH Pesawaran, yakni Nanti Ujarwati dan Hendra Wigura. Marjiyem memberikan pemaparan terkait pengelolaan kawasan, dinamika sosial di lapangan, serta pencapaian yang telah diraih perusahaan.
“Kondisi di lapangan sangat dinamis, diperlukan lebih dari sekadar pemahaman teori, yang dibutuhkan adalah inovasi, ide-ide segar, serta mentalitas yang tangguh dan resilien dari para calon rimbawan,” ujar Marjiyem
Kegiatan menjadi semakin menarik saat rombongan diajak menyusuri batas kawasan Register 18 dan desa-desa definitif di sekitarnya untuk memahami dinamika sosial serta kondisi faktual di lapangan. Dalam sesi ini, para mahasiswa terlibat aktif dalam dialog terbuka terkait dinamika sosial maupun teknis pengelolaan kawasan hutan produksi.
Puncak kegiatan adalah saat mahasiswa melaksanakan praktik lapangan berupa verifikasi areal Kelompok Tani Hutan (KTH) Tunas Mandiri. Kegiatan ini dipandu oleh Hamdani, dengan dukungan dari perwakilan petani lokal, Cecep Nur Fauzi. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat melakukan ground check dan mempraktikkan teknik pemetaan lapangan.
”Kami mendapat banyak pengalaman baru yang tidak kami temui di bangku kuliah. Ini sangat membuka wawasan kami tentang praktik pengelolaan hutan di lapangan,” ungkap Khairunisa Lidia, salah satu mahasiswa peserta.
Sementara itu, Nanti Ujarwati selaku pendamping magang dari KPH Pesawaran berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut.
“Sinergi antara Inhutani V, KPH, dan institusi pendidikan seperti Unila sangat penting dalam mencetak kader-kader kehutanan yang mampu melanjutkan pengelolaan hutan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pengelola hutan dan institusi pendidikan guna mencetak generasi pengelola hutan yang profesional, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan lapangan.(Kom-IHTV/Lpg/Mar).
Editor : KDY
Copyright©2025