PADANGAN, PERHUTANI (25/08/2025) | Dalam upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan (Gukamhut), Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Padangan menjalin sinergi dengan Pemerintah Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Senin (25/8).

Administratur Perhutani KPH Padangan melalui Asisten Perhutani (Asper) Ngraho, Slamet Wahono, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan serta menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga sumber daya hutan.

Hutan bukan hanya milik Perhutani, tetapi aset bersama yang harus dijaga demi keberlangsungan lingkungan, ekosistem, dan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat, ujarnya.

Slamet menyatakan, pihaknya bersama Pemerintah Desa Blimbinggede akan meningkatkan komunikasi, melakukan patroli bersama, serta menggelar sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga hutan, dengan harapan kolaborasi ini dapat menekan angka gangguan keamanan hutan.

Kepala Desa Blimbinggede, Muhamad Arief, menyambut baik inisiatif Perhutani tersebut. Menurutnya, keterlibatan pemerintah desa dalam pengawasan hutan akan lebih efektif bila dilakukan secara kolaboratif dengan aparat keamanan, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan masyarakat sekitar.

“Kami siap bersinergi dan mendukung langkah Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan dari berbagai bentuk ancaman,” katanya. (Kom-PHT/Pdg/Saf)

Editor:Lra
Copyright©2025