TUBAN, PERHUTANI (27/08/2025) | Perhutani Tuban di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kranji menerima Mahasiswa magang dari Universitas Airlangga mengunjungi lahan edukasi sayur dan buah di tanah Djawatan Kehutanan (DK) wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Panceng, pada Selasa (26/8).
Kegiatan ini menjadi bagian dari praktik kerja lapangan (PKL) yang bertujuan mendorong ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Melalui edukasi bercocok tanam sayur dan buah, mahasiswa berharap masyarakat dapat meningkatkan kemandirian pangan keluarga sekaligus menambah pendapatan.
Selain itu, mereka juga menggagas pendirian perpustakaan mini di Balai Desa Prupuh untuk menumbuhkan minat baca, terutama di kalangan anak-anak, sehingga memberi manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa sekitar kawasan hutan.
Sejumlah mahasiswa juga memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu Paguyuban Perempuan Panceng mengenai keterampilan mengelola pekarangan dan mengolah hasil panen agar lebih bermanfaat. Mereka sekaligus mendorong pemanfaatan perpustakaan mini desa sebagai sarana menambah wawasan. Dengan begitu, program pemanfaatan pekarangan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi upaya pemberdayaan perempuan.
Administratur Perhutani KPH Tuban, yang diwakili Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kranji, Agus Susantoko, menekankan pentingnya kesadaran memanfaatkan lahan terbengkalai. “Langkah ini bukan hanya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjaga kualitas udara tetap baik,” ujarnya. Ia berharap kunjungan mahasiswa PKL berdampak positif dengan menambah pengetahuan, wawasan, dan keterampilan masyarakat. “Perhutani mendukung setiap kegiatan mahasiswa yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu, Nuke, ketua lapangan PKL Universitas Airlangga, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Perhutani Tuban atas dukungan yang diberikan. Menurut dia, kegiatan ini menambah wawasan mahasiswa bahwa mengolah lahan terbengkalai di pekarangan dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat. “Wawasan ini akan menjadi bekal berharga ketika kami terjun langsung ke masyarakat,” katanya. (Kom-PHT/Tbn/Yuli)
Editor:Lra
Copyright©2025