KEDU UTARA, PERHUTANI (28/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara bersama Balai Pengelolaan Hutan Lindung (BPHL) Wilayah VIII Surabaya melaksanakan kegiatan fasilitasi penyusunan kemitraan kehutanan dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Mulyo di Desa Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sigedang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Rabu (27/08).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi pengelolaan hutan berbasis masyarakat sekaligus membuka peluang pemanfaatan potensi wisata alam, salah satunya rencana jalur pendakian Setlerep via Kejajar.

Kemitraan kehutanan adalah skema kerja sama resmi antara Perhutani dengan masyarakat desa hutan melalui wadah LMDH. Skema ini bertujuan memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan kawasan hutan secara lestari. Melalui kemitraan tersebut, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi dari usaha agroforestry, wisata alam, maupun produk hutan non-kayu dengan tetap menjaga fungsi ekologis hutan.

Administratur KPH Kedu Utara Maria Endah Ambarwati menyampaikan dukungan Perhutani atas fasilitasi yang dilakukan BPHL.

“Komitmen kemitraan kehutanan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga hutan sekaligus memanfaatkannya secara bijak. Dengan adanya penyusunan kemitraan ini, kami berharap LMDH Giri Mulyo mampu mengembangkan wisata pendakian Setlerep yang aman, terkelola baik, serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Maria.

Perwakilan BPHL Wilayah VIII Surabaya, Dewi Puspita, menegaskan bahwa pihaknya berperan sebagai fasilitator yang menjembatani Perhutani dan masyarakat.

“Kemitraan kehutanan harus menjadi payung kolaborasi yang adil, transparan, dan berkelanjutan. Kami mendorong LMDH Giri Mulyo agar mampu membangun tata kelola wisata yang sesuai regulasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang,” kata Dewi.

Melalui penyusunan kemitraan kehutanan ini, diharapkan lahir kesepahaman bersama dalam pengelolaan jalur wisata pendakian Setlerep via Kejajar. Selain memperkuat ekonomi masyarakat desa hutan, inisiatif ini juga menjadi bentuk nyata keterlibatan mereka dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengelola potensi alam secara bijaksana. (Kom-PHT/Kdu/Eko)

Editor: Tri

Copyright © 2025