KEDIRI, PERHUTANI (10/10/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri bersama PT Dan Home and Property melakukan survei lokasi untuk menjajaki kerja sama pengelolaan wisata Watu Lawang di petak 21 dan 23 wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Gedang Klutuk, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pace, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Kamis (09/10).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Departemen Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Divre Jatim Rukman Supriatna, Direktur PT Dan Home and Property Ridhan Nandari, serta jajaran Perhutani KPH Kediri yang diwakili Wakil Administratur Kediri Utara Bambang Ribudiono dan tim.
Bambang Ribudiono menyampaikan bahwa kondisi wisata Watu Lawang saat ini kurang terawat akibat belum adanya pengelolaan berkelanjutan. “Diperlukan kerja sama dengan investor untuk menghidupkan kembali kawasan ini agar menjadi destinasi wisata yang menarik dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menambahkan, Perhutani siap mendukung rencana kerja sama tersebut. “Sebelumnya Watu Lawang dikelola oleh Pokdarwis setempat namun belum optimal. Dengan dukungan pihak ketiga, kami berharap destinasi ini dapat dikembangkan menjadi wisata unggulan berbasis alam dan konservasi,” tambahnya.
Direktur PT Dan Home and Property, Ridhan Nandari, menyatakan ketertarikannya untuk bekerja sama.
“Setelah melakukan survei, kami semakin yakin dan siap mengembangkan Watu Lawang bersama Perhutani sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Watu Lawang berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut dan menawarkan panorama alam pegunungan serta bebatuan alami yang menawan. Saat ini, kawasan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. (Kom-PHT/Kdr/Ton)
Editor:Lra
Copyright©2025