KEDU SELATAN, PERHUTANI (06/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan bersama para stakeholder menghadiri diskusi terkait Perhutanan Sosial (PS) yang diselenggarakan oleh panitia Forum Diskusi Kelompok Tani Hutan Kabupaten Kebumen, pada Rabu (05/11). Kegiatan berlangsung di Pesanggrahan Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.
Hadir dalam forum tersebut antara lain perwakilan dari Perhutani KPH Kedu Selatan, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VIII, Kepolisian Resor Kebumen, Kepolisian Sektor Karanggayam, Komandan Rayon Militer (Danramil) Karanggayam, Camat Karanggayam, serta anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Kabupaten Kebumen.
Perwakilan dari CDK Wilayah VIII, Triyono, menyampaikan apresiasi kepada para anggota KTH yang berminat mengelola lahan Perhutanan Sosial. Ia menjelaskan bahwa program Perhutanan Sosial akan dilaksanakan setelah terbitnya Peta Indikatif Areal Perhutanan Sosial (PIAPS).
“Nantinya, calon penggarap dapat mengajukan izin pengelolaan dengan memenuhi persyaratan administrasi, di antaranya melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Calon penggarap juga diminta menyertakan konsep perencanaan pengelolaan dengan sistem agroforestry, dengan luas lahan maksimal dua hektare. Perlu diketahui bahwa tanah pada areal Perhutanan Sosial tidak boleh disertifikatkan maupun diperjualbelikan. Cabang Dinas Kehutanan siap memfasilitasi dan memvalidasi proses tersebut,” jelas Triyono.
Sementara itu, Administratur KPH Kedu Selatan melalui Kepala Seksi Madya Perencanaan Sumber Daya Hutan dan Pengembangan Bisnis Perhutani, Niken Anggraeni, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh program Perhutanan Sosial sebagaimana diatur dalam PP Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan.
“Persetujuan pengelolaan Perhutanan Sosial yang berada di areal Badan Usaha Milik Negara, dalam hal ini Perum Perhutani, dilakukan melalui skema Kemitraan Kehutanan,” ujar Niken.
Sekretaris Jenderal Serikat Sepur Nusantara, Kusnadi, turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang hadir dalam forum tersebut.
“Atas nama Kelompok Tani Hutan, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir untuk membahas Perhutanan Sosial yang rencananya akan kami laksanakan. Program ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa hutan. Mudah-mudahan melalui Perhutanan Sosial dapat terwujud masyarakat yang sejahtera, aman, dan damai,” ungkap Kusnadi. (Kom-PHT/Kds/Rwi)
Editor: Tri
Copyright © 2025