BONDOWOSO, PERHUTANI (13/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wonoasri melaksanakan kegiatan tabur benih pinus merkusii di persemaian Bagian Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukosari dalam rangka persiapan musim tanam tahun 2026, Selasa (11/11).
Wakil Administratur Bondowoso Selatan, Anton Sujarwo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal penting dalam siklus pembibitan tanaman hutan. “Tabur benih menjadi tahapan awal menuju keberhasilan penanaman. Benih harus tumbuh baik sesuai standar agar menghasilkan bibit unggul yang siap tanam,” katanya.
Menurutnya, benih Pinus merkusii yang digunakan telah melalui seleksi mutu untuk memastikan daya tumbuh tinggi, ketahanan lingkungan, serta produktivitas resin yang optimal. “Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Bondowoso menegaskan komitmennya menjaga kelestarian hutan dengan penyediaan bibit unggul dan memperkuat kemitraan produktif bersama masyarakat desa hutan,” tegas Anton.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Departemen Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Divisi Regional Jawa Timur, Rukman Supriatna. dalam keterangannya ia menyampaikan apresiasi atas kesiapan KPH Bondowoso dalam menyiapkan benih unggul.
“Keberhasilan tanaman hutan dimulai dari persemaian. Dengan benih unggul dan perlakuan sesuai standar teknis, kami menargetkan tingkat keberhasilan tumbuh di atas 95%,” ujar Rukman.
Rukman juga mendukung rencana pengembangan tanaman alpukat sebagai tanaman pengisi dan tepi, guna menambah nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan.
Sementara Ketua LMDH Wonoasri, Okta Kurniawan, menyampaikan terima kasih atas kesempatan bermitra dengan Perhutani. “Kegiatan ini memberi pengetahuan baru tentang teknik persemaian dan pemeliharaan bibit. Kami siap mendukung Perhutani menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (Kom-PHT/Bdw/Mam)
Editor:Lra
Copyright©2025