JATIROGO, PERHUTANI (21/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kaligede Bangkit melaksanakan kegiatan penanaman perdana tanaman buah dalam program Multi Usaha Kehutanan (MUK) di Petak 146E seluas 5,8 hektare, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sokomedalem, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bate, Kamis (20/11).

Administratur Perhutani KPH Jatirogo, Dedy Siswandhi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi kemitraan Perhutani dengan LMDH Kaligede Bangkit dalam peningkatan pemanfaatan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat desa hutan sekaligus mendukung ketersediaan buah lokal. Untuk tahap awal, ditanam 580 bibit mangga di area seluas 5,8 hektare,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan multi usaha kehutanan menjadi langkah strategis dalam mendorong pemerataan manfaat pengelolaan hutan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ketua LMDH Kaligede Bangkit, Juwanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produktif di dalam kawasan hutan. “Kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi anggota LMDH. Kami berharap Perhutani terus maju, hutan tetap lestari, dan masyarakat semakin sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kaligede, Suprapto, menegaskan bahwa pemerintah desa menyambut baik program ini karena diyakini dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat serta menjaga kualitas lingkungan. “Program ini bukan hanya soal penanaman, tetapi bagian dari upaya menciptakan keberlanjutan ekonomi dan ekologi,” ujarnya.

Kegiatan tanam perdana tersebut dihadiri jajaran manajemen Perhutani, Forkopimcam Senori, pengurus LMDH Kaligede Bangkit, LMDH Subur Lestari, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat. (Kom/PHT/Jtr/Eva).

Editor:Lra
Copyright©2025