KENDAL, PERHUTANI (8/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, menerima kunjungan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), di kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Subah, untuk melakukan survei lokasi lapangan yang akan dilaksanakan di persemaian pembibitan pohon jati wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pucungkerep, pada Minggu (07/12). Kunjungan tersebut diisi dengan paparan mengenai sistem pengelolaan persemaian, teknik pembibitan tanaman kehutanan, serta peran strategis persemaian dalam mendukung keberhasilan rehabilitasi dan produksi hutan.

Mahasiswa UGM, secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan survei maupun penelitian di kawasan Perhutani sebagai bagian dari program akademik. Aktivitas ini merupakan hasil kerja sama antara UGM dan Perhutani dalam bidang pendidikan, penelitian, kehutanan, dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan survei lapangan tersebut dihadiri oleh Administratur KPH Kendal, Muhadi, bersama Kepala BKPH Subah, Budi Karyanto, serta jajaran Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Subah, RPH Pucungkerep, RPH Jatisari Selatan, dan RPH Jatisari Utara.

Administratur KPH Kendal, Muhadi, menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pembelajaran lima mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM yang melaksanakan survei lapangan guna kepentingan penelitian di kawasan hutan.

“Kegiatan ini penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja generasi muda, khususnya terkait pengelolaan hutan. Survei ini juga memberikan pengalaman langsung di lapangan, terutama pada areal hutan di Petak 18J RPH Pucungkerep BKPH Subah,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan dan dukungan Perhutani Kendal.

“Kami berterima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan kesempatan untuk melakukan survei lapangan di persemaian. Kegiatan ini sangat membantu kami untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan hutan dan persemaian secara langsung,” ungkapnya.

Mahasiswa tersebut juga menambahkan bahwa pembelajaran langsung di lapangan, termasuk interaksi dengan masyarakat dan alam, memberikan pengalaman penting dalam pengembangan integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, komunikasi, kerja sama, serta kemampuan manajemen waktu.

Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap kolaborasi dengan dunia akademik dapat terus memperkuat pemahaman dan minat generasi muda terhadap pengelolaan hutan yang berkelanjutan. (Kom-PHT/Knd/Tmy)

 

Editor: Tri

Copyright © 2025