KEDU SELATAN, PERHUTANI (10/12/2025) | Turut menghijaukan negeri, Perhutani aktif mengikuti kegiatan penanaman bersama di Kebumen yang diselenggarakan oleh Koperasi Serba Usaha Taman Wijaya Rasa (Kostajasa) Kebumen.
Kegiatan penanaman berlangsung di Desa Wagirpandan, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, meliputi area 01 di Karangso, lokasi 02 di Ceblek, dan lokasi 03 di Bonjor. Hadir pada kesempatan ini KSU Kostajasa, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Kebumen, perangkat Desa Wagirpandan, Kelompok Tani Hutan, serta elemen terkait. Acara dimulai pukul 08.30 hingga selesai.
Wakil Administratur Perhutani KPH Kedu Selatan Ahmad Marzuki bersama Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gombong Utara Midin menyampaikan bahwa Perhutani siap mendukung kegiatan positif seperti penanaman ini. Hal ini merupakan langkah nyata dalam memitigasi bencana, perubahan iklim, serta perubahan ekologis lainnya. Perhutani mengajak semua elemen masyarakat, dari usia dini hingga dewasa, untuk aktif melakukan penanaman baik di lahan sendiri maupun melalui kegiatan penanaman bersama.
Kegiatan ini melibatkan kaum perempuan dalam penanaman bibit tanaman hutan sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengarusutamaan gender dalam pengelolaan hutan rakyat.
Ketua penyelenggara penanaman bertajuk “Perempuan Hijaukan Hutan” Munif Mahmud Suhada menyampaikan bahwa pengelolaan hutan berkelanjutan memerlukan keterlibatan aktif semua elemen masyarakat, termasuk perempuan. Perempuan merupakan salah satu aktor penting dalam menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan. Melalui kegiatan yang bertema “Perempuan Hijaukan Hutan”, Kostajasa bertujuan mendorong peran aktif perempuan sebagai bagian dari pengarusutamaan gender dalam pengelolaan hutan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan hutan dan lahan secara berkelanjutan.
“Tujuannya agar masyarakat lebih peduli terhadap hutan, karena hutan menjadi acuan penting terkait kebencanaan. Kami juga menggarap aspek vegetasi dan biodiversitas yang belum banyak dikembangkan di Geopark Kebumen,” tegasnya.
“Tanaman yang kita tanam mari kita rawat dengan sepenuh hati agar tumbuh sempurna dan memberikan imbal hasil ekonomi, ekologi, maupun sosial,” ujarnya. (Kom-PHT/Kds/Rwi)
Editor: Tri
Copyright © 2025