KEDIRI, PERHUTANI (29/12/2025) | Dalam rangka libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pengelolaan objek wana wisata di wilayah kerjanya, Minggu (28/12).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kesiapan pengelolaan wisata selama momen libur panjang. Sebanyak 15 objek wisata menjadi sasaran monev yang tersebar di Kabupaten Kediri, Nganjuk, Tulungagung, dan Trenggalek, meliputi wisata pantai, air terjun, gua, kuliner, dan perbukitan.

Kepala Seksi Madya Produksi dan Ekowisata Perhutani KPH Kediri, Prisma Aziz Setyo Pambudi, menyampaikan bahwa monev rutin dilakukan guna menjamin kenyamanan dan keselamatan pengunjung. “Kami memantau jumlah pengunjung, penerapan SOP Sapta Pesona, kualitas layanan, serta kesiapan sarana dan prasarana wisata,” ujarnya.

Selain itu, Perhutani memastikan aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan terpenuhi, termasuk koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk kesiapan posko kesehatan di lokasi wisata.

Prisma berharap seluruh pengelola wisata meningkatkan kewaspadaan selama libur Nataru dengan melakukan pengecekan wahana secara berkala dan menyiapkan personel yang memadai agar wisatawan merasa aman dan nyaman.

Sementara itu, Pengelola Wisata Besuki dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mohammad Husni, mengapresiasi kegiatan monev yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu pengelola meningkatkan kualitas layanan serta meminimalkan risiko selama libur panjang.

“Dengan monitoring ini, kami dapat mengidentifikasi kekurangan operasional sehingga target pendapatan tercapai dan zero insiden dapat terwujud,” pungkas Husni. (Kom-PHT/Kdr/Ton)

Editor:Lra
Copyright©2025