BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (10/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menyampaikan pengelolaan hutan khususnya bidang pemanfaatan hutan kepada Kepala Desa (Kades) Tegalharjo dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bumi Ayu di wisma Kades Tegalharjo, Dusun Sidomakmur, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Kamis (08/01).

Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Muklisin menjelaskan bahwa pengelolaan hutan berkelanjutan (sustainable forestry) yang dilakukan Perhutani harus memberikan manfaat ekologis (planet), manfaat sosial bagi masyarakat (people), dan pada akhirnya memberikan keuntungan (profit) bagi perusahaan dan masyarakat sehingga prinsip keberlanjutan dapat terjaga.

Muklisin menegaskan bahwa Perhutani terbuka untuk menjalin kerja sama dengan seluruh pihak, terutama masyarakat sekitar hutan melalui LMDH. Ia memberi contoh bahwa kegiatan produksi getah maupun tebangan selama ini melibatkan masyarakat sehingga membuka lapangan pekerjaan dan memberikan nilai tambah ekonomi.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa Perhutani masih memberikan peluang pemanfaatan lahan di bawah tegakan (PLDT) melalui pola agroforestry dengan mekanisme kerja sama untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Ketua LMDH Bumi Ayu, Suwito, menyampaikan terima kasih kepada Perhutani yang selama ini telah memberikan manfaat nyata kepada anggota LMDH. Menurutnya, banyak warga bergantung pada sumber pendapatan yang berasal dari aktivitas hutan yang dikelola Perhutani.

“Kami siap mensukseskan pengelolaan hutan Perhutani, baik pada bidang sadapan getah pinus, tanaman kehutanan maupun tebangan, karena warga kami adalah para penyadap, pesanggem, dan tenaga tebang,” ujar Suwito.

Ketua LMDH yang akrab disapa Rossi itu juga menegaskan kesiapannya bersama masyarakat dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tegalharjo untuk menjaga kelestarian hutan. “Kami yakin, jika hutan lestari maka masyarakat pasti sejahtera,” ujarnya.

Kepala Desa Tegalharjo, Andrik Tri Waluyo, menambahkan bahwa pemerintah desa siap mendukung pengelolaan hutan Perhutani karena telah memberikan manfaat bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap ke depan manfaat yang dirasakan masyarakat dapat semakin ditingkatkan, terutama bagi warga pinggir hutan, namun tetap menjaga kelestarian alam,” tegas Kades Andrik. (Kom-PHT/Bwb/Eko)

Editor:Lra
Copyright©2025