TUBAN, PERHUTANI (15/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tuban bersama Pemerintah Desa Prupuh, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) serta para pelajar melaksanakan penanaman bersama di kawasan hutan petak 88 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kranji, Desa Larangan, Kecamatan Panceng, pada Senin (13/01).
Kegiatan penanaman ini merupakan bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sebagai upaya mengurangi risiko banjir, tanah longsor, kekeringan air bersih, serta polusi udara. Sebanyak 500 bibit tanaman di antaranya pohon petai, mangga dan jenis lainnya ditanam serentak pada musim penghujan agar pertumbuhan optimal.
Asisten Perhutani BKPH Kranji, Agus Susantoko, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bersama dilakukan secara rutin dan berkelanjutan pada lahan-lahan kosong dengan melibatkan pemangku kepentingan dan generasi muda.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan yang sehat serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Kepala Desa Prupuh, Musholin, menyampaikan bahwa pihaknya bersama masyarakat merasa bertanggung jawab menjaga kelestarian hutan karena sebagian besar warga menggantungkan penghasilan dari pemanfaatan lahan hutan.
“Sinergi dengan Perhutani, TNI, Polri dan generasi muda akan terus dilakukan. Setelah penanaman, masyarakat juga akan melakukan perawatan dan pemeliharaan agar tanaman tumbuh maksimal. Hutan lestari, masyarakat sejahtera,” pungkasnya. (Kom-PHT/Tbn/Yuli)
Editor:Lra
Copyright©2025