KEDIRI, PERHUTANI (19/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri bersinergi dengan Yayasan Hijau Daun Mandiri Kota Kediri dalam kegiatan penghijauan di kawasan wisata Roro Kuning, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bajulan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pace, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Minggu (18/01).

Kegiatan penanaman dilakukan pada area konservasi prioritas Perhutani di lereng Gunung Wilis dan diikuti oleh perwakilan Perhutani, Yayasan Hijau Daun Mandiri, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk, Dinas Pariwisata, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), serta relawan peduli lingkungan.

Administratur KPH Kediri Miswanto melalui Wakil Administratur Kediri Utara Bambang Ribudiono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi untuk membangun ruang hijau, mengurangi dampak perubahan iklim serta menjaga kualitas udara di kawasan wisata.

“Perhutani mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk. Hutan harus dimanfaatkan untuk kebaikan dan dijaga untuk generasi mendatang,” ujar Bambang.

Pada kegiatan ini ditanam ratusan pohon berbagai jenis antara lain Trembesi, Randu dan Kemiri. Selain penanaman, juga dilakukan pembersihan area wisata serta pemasangan spanduk imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Ketua Yayasan Hijau Daun Mandiri, Endang Pratiwi menyampaikan terima kasih kepada Perhutani dan semua relawan atas dukungan kegiatan penghijauan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga sumber mata air melalui penanaman pohon di sekitar lokasi.

“Dengan penanaman ini diharapkan akar tanaman mampu menyimpan air dan menjaga keberlanjutan sumber mata air yang sangat penting bagi warga sekitar,” ujarnya. (Kom-PHT/Kdr/Ton)

Editor:Lra
Copyright©2026