MEDIAINDONESIA.COM (06/01/2026) |MENGAWALI tahun 2026, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat Divisi Regional Jawa Tengah, menggelar konsolidasi internal dan refleksi kinerja di Kantor KPH Pekalongan Barat, di Slawi–ibu kota Kabupaten Tegal–Senin (5/1/2026).

Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat, Maria Endah Ambarwati, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kerja, meningkatkan kinerja, serta memastikan seluruh program Perhutani berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapannya, seluruh aktivitas yang kita jalankan di tahun 2026 dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi pegawai dan keluarga besar Perhutani,” ujar Maria.

Maria juga memberikan apresiasi kepada jajaran pimpinan dan pegawai atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Menurutnya, capaian yang diraih KPH Pekalongan Barat tidak lepas dari kerja keras dan sinergi seluruh elemen di internal Perhutani.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan loyalitas yang telah ditunjukkan. Semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta tetap dapat menjalin kedekatan dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggal,” ucap Maria.

Ia menegaskan pentingnya peran insan Perhutani sebagai contoh di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Upaya tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui pemeliharaan hutan, penanaman pohon, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat sekitar kawasan hutan.

Terkait capaian kinerja tahun 2025, Maria Endah Ambarwati menyampaikan bahwa hasil yang diperoleh merupakan buah dari kolaborasi dan kerja kolektif seluruh jajaran. Ia mengajak seluruh pegawai untuk mensyukuri capaian tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja di tahun mendatang.

“Capaian tahun 2025 adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi modal penting untuk membawa KPH Pekalongan Barat semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Tidak lupa, Marua juga menyampaikan apresiasi kepada media yang selama ini telah mendukung Perhutani melalui pemberitaan dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan.

Usai kegiatan utama, acara dilanjutkan dengan dialog bersama media. Dalam sesi tersebut, Administratur KPH Pekalongan Barat itu menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap setiap aduan masyarakat. Perhutani, lanjutnya, siap menindaklanjuti laporan yang disertai bukti sesuai dengan mekanisme dan bidang masing-masing.

“Apabila ada aduan, silakan disampaikan melalui jalur yang ada. Bisa berkoordinasi dengan Babinsa atau Polsek terdekat. Prinsip kami adalah memberdayakan dan membangun kerja sama dengan masyarakat,” jelas Maria

Ia berharap ke depan kinerja Perhutani, khususnya KPH Pekalongan Barat, dapat terus meningkat, semakin profesional, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, serta negara. (H-2)

Sumber : medianindonesia.com