BANYUWANGI SELATAN, PERHUTANI (20/01/2026) | Dalam rangka menjaga harmoni dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di bidang kebudayaan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, Senin (19/01). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Banyuwangi Tempo Doeloe (BTD), Kantor Disbudpar Kabupaten Banyuwangi, Kelurahan Penganjuran.
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan melalui Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan (KSS HKA & Komper), Didik Nurcahyo, menyampaikan bahwa sinergi dengan para pemangku kepentingan, khususnya Pemkab Banyuwangi melalui Disbudpar, sangat penting dan saling menguntungkan. Salah satunya melalui kerja sama pengembangan destinasi wisata di kawasan hutan Perhutani yang berimplikasi pada peningkatan pendapatan Perhutani, Pemkab, masyarakat, dan pihak terkait lainnya, termasuk penggalian potensi wisata berbasis budaya.
Didik menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan keberadaan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di dalam maupun di sekitar kawasan hutan wilayah KPH Banyuwangi Selatan. Untuk itu, pihaknya berharap adanya keterangan resmi dari Disbudpar Kabupaten Banyuwangi sebagai eviden dalam mendukung Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL), sekaligus memperkuat sinergi dan harmoni yang telah terbangun.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kabupaten Banyuwangi melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Made Siswanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi Perhutani. Ia menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti dengan surat keterangan resmi terkait tidak ditemukannya MHA di kawasan hutan dan sekitarnya sebagai dukungan terhadap pelaksanaan PHPL Perhutani. Selain itu, Disbudpar mendukung upaya pengembangan potensi wisata berbasis budaya di kawasan hutan dengan tetap mengedepankan kearifan lokal setempat. (Kom-PHT/Bws/Dik)
Editor: Lra
Copyright ©️ 2026