SEMARANG, PERHUTANI (26/01/2025) | Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Tengah (Jateng) melalui KPH Banyumas Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana alam Gunung Slamet yang berada di wilayah Desa Kutabawa, Kecamatan Bambangan, Kabupaten Purbalingga, Senin (26/01).
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Perhutani terhadap masyarakat di sekitar kawasan hutan yang terdampak langsung oleh aktivitas Gunung Slamet. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan logistik dasar untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Kepala Departemen Produksi dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Didit Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana alam.
“Perhutani tidak hanya menjalankan fungsi pengelolaan hutan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar. Melalui penyaluran bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga terdampak serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perhutani akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait agar bantuan yang diberikan tepat sasaran serta mendukung proses pemulihan pascabencana di wilayah sekitar Gunung Slamet.
Sementara itu, Kepala Desa Kutabawa, Budiyono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perum Perhutani atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah khususnya KPH Banyumas Timur atas bantuan dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Desa Kutabawa. Bantuan ini sangat membantu warga kami yang terdampak bencana Gunung Slamet dan menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara Perhutani dan pemerintah desa,” ujarnya.
Budiyono berharap kolaborasi dan kepedulian lintas sektor seperti ini dapat terus terjalin dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana. (Kom-PHT/DivJateng/Wid)
Editor:Tri
Copyright ©️2026